14 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 24 Juli 2021

basmalah.png

Ciri Khusus Ibadah Haji

Ciri Khusus Ibadah HajiIbadah haji memiliki ciri khusus bila dibandingkan dengan ibadah lainnya seperti shalat, zakat dan puasa. diantara ciri khusus ibadah haji adalah bahwa ibadah haji hanya bisa dilaksanakan khusus pada bulan-bulan haji yang sudah ditentukan syariah Islam, yaitu bulan Syawwal, Dzul Qa’dah sampai 13 Dzul hijjah.

Selain itu ibadah haji juga hanya bisa dilakukan di tempat-tempat khusus yang lebih dikenal dengan Masya’ir, seperti Masy’ar Arafah, Masy’ar Muzdalifah, Masy’ar Mina dan sekitar Ka’bah di dalam Masjidil Haram.

Di sisi lain, ibadah shalat bisa dilakukan di setiap tempat yang suci. Demikian pula ibada puasa dan zakat tidak disyaratkan dilakukan ditempat tertentu. Shalat dan puasa bila terlewat waktunya bisa dilakukan denga cara diqadha. Ibadah zakat bisa ditunda waktunya dan bisa dilakukan di lain waktu. Namun tidak demikian halnya dengan ibadah haji, ibadah haji tidak mungkin dilakukan di luar waktu yang sudah ditentukan dan tidak pula dilaksanakan kecuali di masya’ir yang sudah ditentukan syariah Islam.

Contohnya, bila seorang jamaah haji terlewatkan wukuf di padang Arafah, maka dia tidak bisa melaksanakan wukuf di pada Arafah ini di tahun yang sama, akan tetapi dia harus mengulangi seluruh prosesi ibadah haji dari awal sampai akhir di tahun depannya.

Ya Allah sampaikan kami ke tanah suci untuk ibadah haji dan umrah...

H. Taufik Hamim Effendi, Lc  MA | WarnaIslam.com