pustaka.png.orig
basmalah.png.orig


14 Dzulqa'dah 1442  |  Kamis 24 Juni 2021

Kisah Peristiwa Haji Pertama di Masa Rasulullah SAW

Kisah Peristiwa Haji Pertama di Masa Rasulullah SAWFiqhislam.com - Pada tahun ke-13 dari kenabian, banyak pennduduk Madinah yang ingin menjalankan ibadah haji. Mereka yang datang dari Madinah kebanyakan kaum musyrikin.

Oleh karena itu, sebelum mereka datang ke Makkah, Mush’ab bin Umair telah mengirim berita kepada Nabi SAW bahwa di Makkah kaum Muslimin dan kaum musyrikin dari Madinah banyak yang akan mengerjakan ibadah haji.

Para ulama tarikh meriwayatkan bahwa penduduk Madinah yang datang ke Makkah pada waktu itu berjumlah lebih dari lima ratus orang. Di antaranya, para pemimpin dari golongan Aus dan Khazraj.

Dikabarkan pula oleh Mush’ab bahwa ia juga hendak ke Makkah bersama dengan seorang dari pemimpin kaum musyrikin Madinah ternama, yaitu Abdullah bin Hiram. Mush’ab juga memohon kepada Nabi supaya pada hari Tasyriq yang akan datang beliau bersedia berkunjung ke bukit Aqabah.

Setelah kaum Muslimin dari Madinah bertemu dengan Nabi di Makkah, beliau memerintahkan mereka yang telah selesai mengerjakan ibadah haji di Padang Arafah supaya berangkat meninggalkan Padang Arafah setelah matahari terbenam.

Maksudnya adalah supaya mereka sampai di bukit Aqabah pada waktu tengah malam. Nabi SAW juga memerintahkan agar mereka tidak datang beramai-ramai hingga dapat membangunkan orang-orang yang sedang tidur. Mereka juga dilarang menanti teman-temannya yang terlambat atau yang sedang bepergian.

Tujuan perintah Nabi tersebut adalah supaya kedatangan mereka tidak terdengar dan tidak terlihat oleh kaum musyrikin Quraisy yang juga sedang mengerjakan haji.

Setelah kaum Muslimin dari Madinah selesai mengerjakan wukuf di Padang Arafah, pada waktu matahari terbenam mereka berangkat menuju Mina. Mereka sampai di Mina pada waktu tengah malam dan terus menuju bukit Aqabah.

Mereka yang datang berjumlah 75 orang yang terdiri dari 73 laki-laki dan dua orang perempuan. Sebanyak 62 orang laki-laki dari golongan Khazraj dan 11 laki-laki dari golongan Aus. Dua orang perempuan berasal dari golongan Khazraj yang bernama Nusaibah binti Ka’ab dari Bani Najjar dan Asma binti Amr dari Bani Salamah.

Sumber: Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, Jilid II, oleh KH Moenawar Chalil