19 Safar 1443  |  Senin 27 September 2021

basmalah.png

Muhammadiyah Segera Keluarkan Fatwa Larangan Shalat Idul Adha di Masjid dan Lapangan

Muhammadiyah Segera Keluarkan Fatwa Larangan Shalat Idul Adha di Masjid dan Lapangan

Fiqhislam.com - Muhammadiyah segera mengeluarkan fatwa seputar rangkaian ibadah Hari Raya Idul Adha. Hal tersebut lantaran Covid- 19 varian terbaru yang melanda hampir seluruh dunia belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

“Fatwanya nanti mirip dengan tahun lalu yaitu tidak merekomendasikan salat ied di lapangan maupun di masjid. Jadi salat di rumah masing-masing. Jadi ini sesuai dengan prinsip kemudahan, tidak menimbulkan mudharat dalam beragama,” ungkap Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar melansir laman Muhammadiyah, Kamis (1/7/2021).

Syamsul menegaskan bahwa fatwa peniadaan salat ied di lapangan tidak hanya di lingkungan Muhammadiyah tetapi juga di Dar al-Ifta di Mesir. Sebab hukum salat ied adalah sunah muakadah, dan samasekali bukan bagian dari salat wajib. Jadi tidak akan ada konsekeunsi apa pun bagi yang meninggalkannya, hanya saja kehilangan pahala sunah.

“Karena Covid-19 sekarang menunjukkan tanda-tanda peningkatan, Majelis Tarjih akan mengeluarkan fatwa tidak menyarankan di lapangan tapi dikerjakan di rumah masing-masing. Jadi, fatwa ini akan lebih ketat dari fatwa tentang salat idulfitri yang lalu,” tutur Guru Besar Hukum Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini.

Langkah preventif dalam memutus rantai ekspansi virus varian terbaru ini harus tetap menjadi prioritas utama. Syamsul mengutip QS. Al Baqarah ayat 195 yang menegaskan adanya larangan dalam Islam untuk membuat diri sendiri dan orang lain celaka dan binasa. Selain itu berdasarkan Hadis Ibnu Abbas yang melarang keras membuat kemudharatan dan memudharatkan.

"Takut kepada virus juga dalam rangka takut kepada Allah. Karena Allah memerintahkan agar menghindari diri dari kebinasaan dan tidak membuat kemudharatan bagi orang lain. Dalam hadis juga diterangkan jangan mencampurkan antara yang sehat dengan yang sakit,” kata Syamsul. [yy/okezone]