fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Syawal 1442  |  Kamis 13 Mei 2021

Mengapa Makkah Disebut Negeri yang Aman?

Mengapa Makkah Disebut Negeri yang Aman?

Fiqhislam.com - Umat Islam sat ini sudah memasuki tahap ketiga dibukanya umroh kembali. Yaitu, dengan diizinkannya jamaah umroh dari luar Arab Saudi untuk melaksanakan ziarah ke kota kelahiran Nabi Muhammad di Makkah itu.

Dalam hal ini, umat Islam akan menziarahi Makkah, sebagai salah satu kota suci dalam Islam. Makkah sendiri juga disebutkan sebagai negeri yang aman.

Wakil Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Artha Hanif mengajak umat Islam mentadaburi Alquran surah Al-Baqarah ayat 126 dan surah Ibrahim ayat 35. Yang sesungguhnya Allah telah mengabulkan doa Nabi Ibrahim, yang diabadikan dalam dua surah yakni surah Al-Baqarah dan surah Ibrahim tersebut.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali." (Al Baqoroh:126)

Dan demikian pula dalam firmanNya:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala." (Ibrahim:35)

Atas doa yang dikabulkan tersebut kata Artha, Allah pun meyakinkan hamba Nya yang beriman tentang keamanan negeri tersebut dalam firman Nya suraj At-Tin ayat 3:

وَهَٰذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ

"Dan demi kota (Makkah) ini yang aman."

Artha menuturkan, ayat ketiga surat At-Tiin ini dalam kitab Tafsir Jalalain ditafsiri sebagai berikut. "Dan demi kota ini yang aman yaitu kota Makkah. Dinamakan kota aman karena orang-orang yang tinggal di dalamnya dan orang yang datang kepadanya merasa aman, baik pada zaman jahiliah maupun di zaman Islam." [yy/ihram]