25 Dzulhijjah 1442  |  Rabu 04 Agustus 2021

basmalah.png

Pentingnya Tarif di Industri Pasar Modal

Pentingnya Tarif di Industri Pasar ModalFiqhislam.com - Industri pasar modal merupakan industri yang menjunjung tinggi good corporate governance (GCG). Perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal adalah milik publik. Karena dimiliki masyarakat, perusahaan harus transparan dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai kinerja atau perkembangan perusahaan lainnya.

Karena itulah TARIF menjadi penting buat perusahaan tercatat maupun perusahaan sekuritas yang menjadi broker bagi investor di pasar modal. TARIF di sini merupakan singkatan dari Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness, yang merupakan prinsip dari GCG.

Transparency (keterbukaan informasi) secara sederhana bisa diartikan sebagai keterbukaan informasi.  Dalam mewujudkan prinsip ini, perusahaan dituntut untuk menyediakan informasi yang cukup, akurat, tepat waktu kepada segenap stakeholders-nya.

Accountability (akuntabilitas) adalah kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan pertanggungjawaban elemen perusahaan. Apabila prinsip ini diterapkan secara efektif, maka akan ada kejelasan akan fungsi, hak, kewajiban dan wewenang, serta tanggung jawab antara pemegang saham, dewan komisaris dan dewan direksi.

Responsibility (pertanggungjawaban) merupakan bentuk pertanggungjawaban perusahaan  dalam bentuk kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku, di antaranya; masalah pajak, hubungan industrial, kesehatan dan keselamatan kerja, perlindungan lingkungan hidup, memelihara lingkungan bisnis yang kondusif bersama masyarakat, dan sebagainya.

Dengan menerapkan prinsip ini, diharapkan akan menyadarkan perusahaan bahwa dalam kegiatan operasionalnya, perusahaan juga mempunyai peran untuk bertanggung jawab kepada shareholder juga kepada stakeholders-lainnya.

Independency (kemandirian) mensyaratkan agar perusahaan dikelola secara profesional tanpa ada benturan kepentingan dan tanpa tekanan atau intervensi dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku.

Sedangkan fairness (kesetaraan dan kewajaran)  menuntut adanya perlakuan yang adil dalam memenuhi hak stakeholder sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.  Diharapkan fairness dapat menjadi faktor pendorong yang dapat memonitor dan memberikan jaminan perlakuan yang adil di antara beragam kepentingan dalam perusahaan.

Pasar modal berkembang baik jika penerapan GCG-nya konsisten. Penerapan corporate governance di pasar modal bertujuan meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan, meningkatkan citra atau reputasi perusahaan, serta meningkatkan kemakmuran seluruh stakeholders.

Ketua OJK, Muliaman Hadad melihat penerapan GCG telah dijalankan dengan baik oleh emiten di Indonesia. Meski demikian, penerapan GCG masih perlu perbaikan. "Penerapan GCG yang baik mendorong investor untuk masuk ke Indonesia,” tutur Muliaman ketika memberikan penghargaan kepada perusahaan publik yang meraih skor GCG terbaik di awal tahun. [yy/tim bei/
olezone.com]