21 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 31 Juli 2021

basmalah.png

Investasi Saham Jangka Panjang Pilihan Tepat

Investasi di saham untuk jangka panjang memang lebih aman, terutama bila perusahaan yang bersangkutan memiliki track record bagus. Tak heran bila investor yang satu ini menyukai sistem investasi tersebut. Wahyu Wibowo mengaku tertarik berinvestasi di saham untuk jangka panjang, dengan catatan perusahaan tersebut memiliki track record baik. Apalagi sekarang emerging market sedang bagus.

“Kalau untuk jangka panjang rencananya saya mau simpan saham selama satu setengah tahun," ujar Wahyu.

Nasabah PT e-trading securities ini menganggap, pilihan investasi pasar modal yang tepat dan aman adalah investasi jangka panjang. Pasalnya, bila untuk trading, keluarnya dana asing akan membuat pasar hancur. “Selain mengharapkan capital gain, saya juga berharap dividen dari investasi di saham ini kan," tambahnya.

 

Ditemui saat penawaran umum saham perdana PT Agung Podomoro Land Tbk, Wahyu menuturkan kalau dirinya juga menyukai membeli saham perdana. Seperti saat saham PT Kratakau Steel Tbk listing, dimana ia menyiapkan dana sebesar Rp150 juta untuk beli saham perusahaan baja tersebut. “Saat hari pertama perdagangan, saham perdana cenderung mengalami kenaikan, sehingga menarik untuk dikoleksi,” paparnya.

 

Pria berkacamata ini mengaku mengetahui investasi di pasar modal melalui seorang teman. Selama 9 bulan bermain saham di pasar modal, Wahyu mengaku pernah rugi ketika membeli saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). "Saya mengalami rugi saat beli saham BUMI karena laporan BUMI kurang baik dan asing jual sehingga sahamnya murah, dan saya juga jual," tutur Wahyu.

Tapi ia juga pernah mendapatkan untung dari saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Ia mendapatkan untung dari harga saham Indofood yang terus meroket, sehingga mendapatkan capital gain. [ast]

Wahyu Wibowo
pasarmodal.inilah.com