fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


28 Sya'ban 1442  |  Sabtu 10 April 2021

Gadai Emas untuk Investasi Bukan Spekulasi

Gadai Emas untuk Investasi Bukan SpekulasiKalangan perbankan syariah tidak khawatir bahwa usaha gadai emas yang dilakukannya telah keluar dari bisnis inti mereka. Pasalnya,nasabah melakukan transaksi ini dalam jumlah kecil dan tidak bersifat spekulasi.

"Nasabah yang datang ingin menggadaikan emas kami paling hanya bawa uang Rp25 juta. Itu kan jumlahnya kecil," ungkap Direktur Unit Usaha Syariah Bank Danamon Herry Hkymanto akhir pekan ini.

"Kalau Rp25juta, itu kan berarti dia (nasabah) paling dapat 50 gram saja, kalau jumlah segitu saya pikir untuk investasi saja, bukan untuk spekulasi," imbuhnya.

Meskipun begitu, dia mengakui bahwa portofolio gadai emas di Danamon dalam beberapa  bulan ini menunjukkan peningkatan meski tidak terlalu signifikan.

"Ya ada naik sedikit, di bulan Juli lalu sekira Rp8 miliar, Agustus Rp10 miliar kira-kira," papar dia.

Sejauh ini Bank Indonesia belum berencana mengatur transaksi gadai emas di perbankan syariah. BI hanya mengimbau dan mengawasi. Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) sendiri menegaskan bahwa qard (gadai emas) hanyalah sebagai akad pelengkap dalam unit bisnis syariah perbankan dan bukan inti bisnis mereka.

Gina Nur Maftuhah - Okezone