5 Jumadil-Awal 1443  |  Kamis 09 Desember 2021

basmalah.png

Formula Haircut

Formula HaircutFiqhislam.com - Rubrik ini pada Februari lalu pernah menyajikan pemahaman tentang haircut. Dalam kaitannya dengan perhitungan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) perusahaan efek, menurut Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No: V.D.5 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan MKBD, haircut didefinisikan sebagai faktor pengurang nilai pasar wajar efek sesuai dengan risikonya sebesar persentase tertentu dari nilai pasar wajar dari efek yang dimaksud.

Secara sederhana gambarannya begini. Jika saham ABCD haircut-nya misalnya ditetapkan  sebesar 10 persen, maka jika nilai saham MKBD itu berdasarkan harga di pasar adalah Rp100 juta, maka faktor pengurangnya adalah Rp10 juta sehingga nilai yang diakui dari saham ABCD itu hanya Rp90 juta.

Persoalannya, tidak setiap jenis saham atau instrumen investasi nilai haircut-nya sama. Dalam peraturan tadi, Bapepam-LK telah mematok formula haircut tertentu untuk setiap instrumen investasi di pasar modal, baik instrumen yang bersifat ekuitas maupun instrumen yang bersifat utang. Berikut formula haircut yang sudah ditetapkan oleh Bapepam-LK:

1. Haircut untuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI) ditetapkan sebesar lima persen.

2. Haircut untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang memiliki sisa jangka waktu jatuh tempo:

a. Nol sampai dengan tujuh tahun adalah sebesar lima persen;
b. Lebih dari tujuh tahun hingga 15 tahun adalah sebesar 7,5 persen;
c. Lebih dari 15 tahun adalah sebesar 10 persen.

3. Haircut untuk obligasi, sukuk korporasi, atau Efek Beragun Aset (EBA) arus kas tetap yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia (BEI) yang memiliki:

a. Peringkat setara dengan AAA adalah sebesar lima persen;
b. Peringkat setara dengan AA hingga kurang dari setara dengan AAA adalah sebesar 15 persen;
c. Peringkat setara dengan A hingga kurang dari setara dengan AA adalah sebesar 25 persen;
d. Peringkat setara dengan BBB- hingga kurang dari setara dengan A adalah sebesar 35 persen;
e. Peringkat kurang dari setara dengan BBB- adalah sebesar 100 persen.

4.Haircut untuk efek bersifat ekuitas atau EBA arus kas tidak tetap yang tercatat di BEI dan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI dikelompokkan berdasarkan besaran haircut yang ditetapkan oleh komite setiap bulan.

5. Haircut untuk efek bersifat ekuitas yang tidak lagi tercatat di BEI (delist) yang diterbitkan di Indonesia adalah sebesar 100 persen.

6. Haircut untuk efek luar negeri adalah sebesar 90 persen.

7. Haircut untuk unit penyertaan reksa dana yang tidak diperdagangkan di BEI yang termasuk dalam kategori:


a. Pasar Uang adalah sebesar 10 persen;
b. Terproteksi adalah sebesar 10 persen;
c. Dengan Penjaminan adalah sebesar 10 persen;
d. Pendapatan Tetap adalah sebesar 15 persen;
e. Campuran atau Saham adalah sebesar 20 persen;
f. Indeks adalah sebesar 20 persen;
g. Penyertaan terbatas adalah sebesar 40 persen.

8. Haircut untuk investasi yang dikelola oleh perusahaan efek lain adalah sebesar 100 persen.

9. Haircut untuk unit penyertaan dana investasi real estate adalah sebesar 15 persen.

10. Haircut untuk kontrak opsi atas efek atau atas indeks efek yang diperdagangkan di BEI adalah sebesar 10 persen.

11. Haircut untuk kontrak berjangka atas efek atau atas indeks efek yang diperdagangkan di BEI adalah sebesar 10 persen.

12. Haircut untuk efek lain selain sebagaimana diatur dalam angka satu sampai dengan angka 11 adalah 100 persen kecuali ditentukan lain oleh Ketua Bapepam-LK.

Untuk efek bersifat ekuitas atau saham dan unit reksa dana yang diperdagangkan di BEI, formula haircut ditetapkan oleh satu komite khusus yang dibentuk khusus untuk itu.

Komite ini dibentuk oleh Lembaga Kliring dan Penjaminan yang dalam hal ini adalah PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Komite ini bertugas menetapkan besarnya haircut saham atau EBA arus kas tidak tetap yang tercatat di BEI dan reksadana yang unit penyertaannya diperdagangkan di BEI. Komite ini juga bertugas mengumumkan besarnya haircut efek. (yy/Tim BEI/okezone)