11 Safar 1443  |  Minggu 19 September 2021

basmalah.png

Cermat Memilih Produk Syariah

Menjamurnya lembaga keuangan syariah termasuk asuransi, membuat nasabah saat ini memiliki banyak pilihan produk asuransi. Namun, apakah yang membedakan antara asuransi syariah dengan asuransi konvensional umumnya? Secara umum, asuransi syariah tidak 'menjual' penggantian risiko kepada nasabah seperti dilakukan asuransi pada umumnya.

"Kita tidak menjual risiko, tapi kita sharing risiko," ujar Shariah Business Group Coordinator PT Asuransi Astra Syariah Tati F Purnomo, di Gedung Annex Sindo, Jakarta, Rabu (20/10/2010) sore.

Meskipun bertajuk 'syariah', asuransi ini banyak juga menjaring nasabah dari kalangan non-muslim selain tentunya kalangan muslim sendiri yang peduli pada nilai-nilai syariah Islam. Pada intinya, dalam memilih asuransi disesuaikan dengan kebutuhan nasabahnya.

"Concern kita itu pada nasabah yang compliance pada syariah Islam, selain itu mereka yang rasional selama sepakat dengan produknya. Banyak juga yang non-muslim juga customer-nya, pada dasarnya mereka memilih sesuai dengan kebutuhan," jelas Tatik.

Untuk itu dia memberikan sedikit tips bagi nasabah dalam memilih asuransi. Di antaranya yaitu dengan melihat profil perusahaan secara menyeluruh seperti kondisi keuangannya. Hal itu diperlukan untuk melihat kemampuan perseroan untuk membayar klaim asuransi.

"Yang harus diperhatikan dalam memilih asuransi syariah, lihat kekuatan keuangannya, financial aspeknya harus diperhatikan, jangan sampai nanti tidak sanggup membayar klaim," tandasnya.

economy.okezone.com