fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


3 Ramadhan 1442  |  Kamis 15 April 2021

Dewan Syariah Kaji Masalah Industri Keuangan Syariah

Dewan Syariah Kaji Masalah Industri Keuangan Syariah

Fiqhislam.com - Pertemuan tahunan atau Ijtima’ Sanawi Dewan Pengawas Syariah (DPS) akan digelar pada 16-18 Desember 2014 mendatang, dalam rangka mengkaji berbagai permasalahan-permasalahan yang ada dalam pengembangan industri keuangan syariah.

Selain itu mensosialisasikan regulasi, baik Direktorat Perbankan Syariah (DPbS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Industri Keuangan NonBank (IKNB) Syariah OJK, dan Pasar Modal Syariah OJK.

"Termasuk sosialisasi fatwa-fatwa baru yang digunakan untuk industri keuangan syariah. Serta membicarakan isu-isu kebijakan terkait pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia," ujar Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Minggu (14/12/2014).

Kali ini, jelasnya, pertemuan tahunan  menghadirkan para DPS dari industri keuangan syariah. Berbeda dengan Ijtima’ Sanawi sebelumnya, Ijtima’ Sanawi X ini mengusung tema 'Peran DPS dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)'.

Salah satu isu yang terkait dengan persiapan menghadapi MEA ini adalah adanya pernyataan bahwa produk perbankan syariah tidak berkembang dan tidak inovatif.

Selanjutnya, ada tuntutan dari beberapa pihak agar DSN-MUI bisa lebih terbuka dan menerima produk-produk perbankan dari luar agar berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perbankan syariah itu sendiri.

"Dalam konteks ini, DSN-MUI berpandangan bahwa dengan tanpa menutup kemungkinan untuk menerima produk-produk luar, apa yang seyogyanya dilakukan oleh praktisi adalah bagaimana melakukan kreativitas untuk melahirkan sendiri produk-produk keuangannya yang memang berbasiskan kebutuhan lokal atau domestik," jelas DSN MUI.

Dijelaskan produk khas Indonesia yang mungkin penamaan atau istilah baru di industri perbankan nasional bahkan global.

Produk perbankan yang tidak senantiasa mengandalkan produk-produk standar atau sekadar 'membebek' (pasif) pada produk luar," jelas siaran itu. [yy/pelitaonline]