pustaka.png
basmalah.png


10 Dzulqa'dah 1442  |  Minggu 20 Juni 2021

Bank Syariah Lebih Tahan Hadapi Krisis

Bank Syariah Lebih Tahan Hadapi Krisis

Fiqhislam.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, berdasarkan studi perbandingan pada 2008-2009 mengenai stabilitas keuangan, bank syariah memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dibanding bank konvensional dalam menghadapi krisis keuangan global.

"Ada beberapa studi yang mengatakan bank syariah punya daya tahan lebih kuat berhadapan dengan krisis dibanding bank konvensional," kata Bambang dalam Seminar Nasional Syariah di Aula Mezzanine, Gedung Juanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2015).

Menurut Bambang bank konvensional pada umumnya lebih banyak bermain pada transaksi derivatif atau kontrak bilateral atau perjanjian pembayaran yang nilainya merupakan turunan dari nilai instrumen yang mendasari seperti suku bunga, nilai tukar komoditas ekuiti dan indeks sehingga lebih banyak mengandung spekulatif.

"Sedangkan islamic bank tidak ada di area itu, cenderung lebih konservatif dan mengutamakan kehati-hatian, makannya lebih baik. Namun, meski memiliki daya tahan yang lebih baik, bukan berarti bisa jadi yang terbaik," ujar Bambang.

Namun, lanjut Bambang, paling tidak dengan adanya daya tahan yang baik akan berkontribusi pada stabilitas sektor keuangan yang sangat signifikan.

"Mungkin bank syariah tidak berisiko terhadap krisis kecuali datangnya dari risk management. Maka mereka harus memastikan manajemen terjaga," pungkasnya. [yy/metrotvnews]