21 Dzulhijjah 1442  |  Sabtu 31 Juli 2021

basmalah.png

Modal RI Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Modal RI Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Fiqhislam.com - Indonesia saat ini mengejar target untuk menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengatakan, dalam mencapai target tersebut, perlu ada pemikiran dan strategi yang komprehensif.

"Potensi ekonomi syariah global diprediksi akan mencapai USD3,2 triliun di tahun 2024. Saat ini, negara-negara non muslim pun turut melihat potensinya," ujar Sugeng dalam High Level Seminar ISEF 2020 on Halal Lifestyle: "New Strategy and Business Model of Halal Business" di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Dia menyampaikan, negara-negara seperti Korea Selatan dan Thailand sudah berfokus pada pengembangan tujuan wisata ramah muslim (moslem friendly destination).

"Bahkan Inggris saat ini sudah mulai menjadi pusat keuangan syariah di Barat," ucap Sugeng.

Sambung dia mengatakan, negara Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim memiliki potensi besar untuk menjadi pemain terbesar dalam ekonomi syariah global.

"Kita sangat memungkinkan, apalagi dari segi demand, jumlah penduduk kita 260 juta lebih dengan mayoritas muslim, 28 ribu pondok pesantren, 59,7% penduduk didominasi milenial, dan kepemilikan handphone mencapai 133%," jelasnya.

Dari segi supply, Indonesia juga saat ini memiliki 14 bank syariah komersil, 20 unit bisnis syariah, 164 bank desa syariah, serta kurang lebih 4.500 Baitul Mal Wattamwil (BMT).

"Dengan potensi yang kita miliki, kita perlu strategi yang komprehensif dan integratif untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia," tutur Sugeng. [yy/okezone]