21 Safar 1443  |  Rabu 29 September 2021

basmalah.png

Kenapa Bank Syariah tak Sanggup Lari Kencang?

Kenapa Bank Syariah tak Sanggup Lari Kencang?

Fiqhislam.com - Inovasi menyangkut produk serta layanan perbankan syariah masih belum optimal. Perlu terus ditingkatkan agar bisa mengimbangi bank umum konvensional (BUK).

Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dhani Gunawan Idat mengatakan, penilaian masyarakat atas produk dan layanan perbankan syariah belum sebaik bank umum (BUK).

"Keterbatasan kelengkapan fitur layanan produk ini dipengaruhi oleh kategori kegiatan usaha Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU)," kata Dhani di Bogor, Sabtu (21/11/2015).

Saat ini, kata Dhani, kategori kegiatan usaha bank syariah hanya meliputi BUKU-1 dan BUKU-2, sehingga belum bisa mengembangkan produk atau aktivitas perbankan seperti bank kustodian, digital money, dan trusty. Di mana, layanan tersebut hanya diperuntukkan bagi bank yang berkategori BUKU 3 dan BUKU 4.

Selain itu, lanjut Dhani, terdapat harga dan kualitas layanan yang belum setara antara bank syariah dengan bank umum. Perbankan syariah juga memiliki keterbatasan akses dan pengenalan nasabah yang masih minim. "Keberadaan faktor-faktor tersebut menimbulkan gap ekspektasi, termasuk dalam aspek ke-syariah-an produk," kata Dhani.

Untuk itu, lanjut Dhani, perbankan syariah perlu penguatan komunikasi dan sosialisasi yang tepat. "Kalau itu terjadi, masyarakat akan beralih kepada produk perbankan syariah," papar Dhani. [yy/inilah]