14 Syawal 1441  |  Sabtu 06 Juni 2020

Bedakan Antara Investasi dengan TradingFiqhislam.com - Ketua International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia Aidil Akbar menyarankan masyarakat agar membedakan antara investasi dengan trading. Selama ini kencenderungan di masyarakat terjadi kesalahpahaman sebelum menempatkan modalnya.

"Jadi tolong bedakan investasi dan trading. Sebab sering terjadi kesalahpahaman. Banyak yang bertanya di media sosial, saya sudah sampai di tahap ini terus harus ditarik nggak? jadi rada tidak mengerti pertanyaannya," ujar Aidil di acara Financial Clinic “Smart Investment” bersama Aidil Akbar di The Cone, fX Lifestyle X’enter Sudirman Lt. 7, Jakarta pada Rabu (29/5/2013).

Dalam pemahaman investasi, menurut Aidil ada beberapa tahapan. Pertama adalah individu harus memiliki dana taktis. Itu merupakan dana di luar dari anggaran untuk kebutuhan utama, seperti dana makan, transportasi dan yang lainnya.

"Step awal itu adalah harus punya dana taktis," jelasnya.

Kemudian investasi memiliki jangka waktu. Biasanya, menurut Aidil investasi memiliki jeda waktu hingga 5 tahun.

"Jadi ada urutannya financial check up, cash flow, emergency fund itu sudah kuat atau belum. Investasi dilakukan sedini mungkin tapi tidak gabrak grubuk. Investasi itu nggak dipakai 5 tahun ke depan," ucapnya.

Jika melihat trading, Aidil menuturkan hal itu digunakan dalam jangka pendek. Kalaupun dibutuhkan, dana yang dipakai saaat trading bisa ditarik dan dimasukan kembali.

"Kalau trading itu kita nggak banyak menggunakan instrumen seperti investasi," kata Aidil. [yy/finance.detik.com]

head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
2007 ~ 2020  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine