13 Syawal 1441  |  Jumat 05 Juni 2020

Ekonomi syariah dapat menjadi pilar bagi arus baru ekonomi Indonesia yang dapat mendorong kemaslahatan. "Ekonomi dan keuangan syariah secara aplikatif dapat mendorong pembangunan yang berkedaulatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia," kata Ma'ruf Amin, di acara Sosialisasi UUS SMF dan Fatwa DSN MUI, Senin (23/7).

Ma'ruf Amin menjelaskan, Indonesia perlu arus baru karena arus lama yang dibangun ekonomi konglomerat menggunakan teori triple down effeck. Dampaknya kalangan atas makin kuat sedangkan kalangan bawah semakin lemah.

Karena itu, diperlukan arus baru dalam pembangunan ekonomi nasional. MUI melaksanakan pemberdayaan ekonomi umat dengan dua program, mencakup redistribusi aset dan kemitraan. Arus baru bukan melemahkan yang kuat tetapi menguatkan yang lemah sehingga semua menjadi kuat.

Kedua, untuk memperbanyak pelaku keuangan syariah. "Dengan arus baru ekonomi Indonesia kita igin meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah," ucap dia.

Dia menambahkan, industri keuangan syariah dan kegiatan keuangan syariah secara nasional sudah memasuki usia lebih dari dua dekade. Masih banyak tantangan yang harus diselesaikan terutama sumber daya insani yang dinilai masih rendah, inovasi produk yang kurang, literasi dan inklusi keuangan masih rendah, kualitas pelayanan belum prima dan dukungan pemangku kepentingan belum merata. [yy/republika]

 

head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
2007 ~ 2020  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine