13 Syawal 1441  |  Jumat 05 Juni 2020

Sukuk Tabungan Belum Mampu Tampung Dana Repatriasi

 

Fiqhislam.com - Pemerintah saat ini tengah konsen untuk menerbitkan sukuk sebagai bagian dari upaya penambahan modal pada pembangunan infrastruktur. Selain itu, penerbitan sukuk ini masih sangat diperlukan untuk menutupi defisit anggaran.

Salah satunya adalah sukuk negara tabungan atau sukuk tabungan ST-001. Rencananya, penawaran sukuk tabungan ini akan dilakukan pada 22 Agustus sampai tanggal 2 September 2016.

"Karena kita masih menganut APBN sistem defisit. Jadi perlu penerbitan utang untuk menutupi defisit," kata Kepala Subdirektorat Pengelolaan Transaksi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Langgeng Basuki di Hotel Lumire, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Namun, meskipun sangat dibutuhkan untuk menutupi defisit, Kementerian Keuangan belum mengaku belum berani untuk menjadikan sukuk tabungan sebagai salah satu instrumen untuk menampung dana repatriasi pada program pengampunan pajak. Sebab, hingga saat ini Kementerian Keuangan masih melihat potensi aliran dana dan kemungkinan peminat dari investor dalam negeri.

"Tax amnesty secara umum dari kami tidak bisa memastikan, karena kami untuk menelusuri dana repatriasi itu juga tidak bisa. Kita tidak bisa mengetahui," tutupnya. [yy/okezone]

 

head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
2007 ~ 2020  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine