5 Syawal 1441  |  Kamis 28 Mei 2020

http://2.bp.blogspot.com/_W5fH30XgSgs/TAckdWXTz_I/AAAAAAAAAG8/mQ55R8i90Eo/s320/babak-dalam-neraka.jpg

Tentang keadaan orang-orang yang berdosa Al-Quran menjelaskan dalam Surat Muddatstir. ”Apa yang menyebabkan kamu masuk Neraka Saqar?” (Surat ke 74:42). Inilah jawaban orang-orang yang berada di dalam Neraka Saqar (yaitu Neraka yang dijaga oleh 19 malaikat, yang menghanguskan kulit manusia).

1. ”Dulu kami termasuk orang-orang yang meninggalkan sholat.” (ayat 43)
2. ”Kami kikir, tidak memberi makan orang miskin dan tidak memuliakan anak yatim.” (ayat 44)
3. ”kami juga berbicara untuk tujuan yang bathil.” (ayat 45)
4. ”dan kami tidak percaya akan hari pembalasan sampai datang kematian pada kami.” (ayat 46-47)

Renungkanlah mengapa Allah menurunkan Surat ke 74 ini? Apakah Allah hanya menakut-nakuti manusia? atau ada tujuan baik lain? Sesungguhnya setiap sesuatu yang Allah perintahkan, Allah larang, Allah tunjukkan.. adalah untuk kebahagiaan hidup manusia baik di dunia maupun akherat. Allah menunjukkan keadaan Neraka Saqar seperti itu supaya kita berpikir dan menjauhi hal-hal yang menyebabkan seseorang terjebur ke dalam Neraka Saqar.

Ketika Allah menunjukkan akibat bagi orang-orang yang berdosa,maka Allah juga menunjukkan jalannya bagaimana agar kita tidak termasuk ke dalam orang-orang berdosa tsb..

1. Laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat
2. Muliakanlah anak yatim dan beri makan orang miskin
3. Beriman kepada Allah, Rasul SAW, Malaikat, Al-Quran, Hari Kiamat dan Takdir Allah

Sebenarnya Allah begitu sayang dan cinta pada kita. Tapi memang manusia sendirilah yang amat bodoh dan zalim. Sehingga petunjuk Allah, peringatanNya..dianggap angin lalu saja. Setiap hari yang ada di otaknya adalah dunia, dunia, dunia… Jadilah akherat terabaikan, sedikit mengingat Allah,jika demikian siapa sebenarnya penyebab manusia masuk ke dalam Neraka Saqar? Manusia sendirilah..

Ketika Allah memberikan rezeki yang banyak, keadaan yang lapang, semua serba mudah, apa yang orang munafik katakan? Allah sedang memuliakanku. Tetapi ketika Allah menguji dengan kesempitan, diberikan musibah, dibangkrutkan usahanya apa yang orang munafik katakan? Allah sedang menghinakanku.. Sungguh amat tidak tau diri manusia seperti ini, ketika diberi kebaikan lisannya memuji Allah tapi tindakannya tidak ada satupun yang menunjukkan rasa syukurnya. Harta yang Allah berikan digenggamnya erat, tidak dibersihkan, tidak dikeluarkan yang menjadi hak anak yatim & orang miskin. Ketika Allah memberi peringatan karena kesalahannya ini.. dia malah berkata Allah sedang menghinaku, padahal keburukan yang menimpanya adalah kesalahan dirinya sendiri karena kikir.

Bukanlah Allah yang memasukkan manusia ke dalam Neraka Saqar.. tetapi manusia sendirilah yang menceburkan diri ke dalamnya karena ia tidak memilih jalan lurus sesuai petunjuk Allah, untuk taat pada Allah (habluminallah) dan menunaikan kewajibannya terhadap sesamanya (habluminnanas).

Sumber bening1.wordpress.com

head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
head.jpg
2007 ~ 2020  |  Copyright  Fiqhislam.com  |  Design by JoomlaShine