20 Safar 1443  |  Selasa 28 September 2021

basmalah.png

Jangan jadi Ikan Busuk

Jangan jadi Ikan Busuk

Fiqhislam.com - Penggemar ikan tentu tahu bila di dalam keranjang ada satu ikan yang sudah busuk dibiarkan, maka akan menularkan aroma busuk kepada ikan yang lainnya. Segera buang atau pisahkan ikan busuk itu agar tidak merugikan pemilik ikan.

Begitu pula dalam kehidupan umat manusia, kebusukan akan cepat menyebar ke berbagai kalangan. Oleh karena itu, jangan jadi ikan busuk saat kita berada dalam suatu perusahaan, komunitas atau tim. Ingatlah “kebusukan” Anda dampaknya bukan hanya untuk Anda tetapi bagi orang-orang di sekitar Anda. Kebusukan itu menular dengan sangat cepat.

Kebusukkan dalam kehidupan sehari-hari muncul dari ucapan dan tindakan seseorang yang kotor dan negatif. Dan uniknya, penyebar kebusukan sebagian besar biasanya miskin prestasi, jarang mencapai target dan tidak perform dalam pekerjaannya. Sekali-kali boleh iseng ngomong kepada sumber “kebusukan” khususnya saat ia datang ingin mempengaruhi Anda, “Pasti belum punya prestasi hebat, ya?”

Ikan busuk itu tak ada harganya, kalaupun ada, pasti sangat murah. Ikan busuk bukan untuk dikonsumi manusia. Bahkan, sebagian binatang pun enggan mengonsumsinya. Seseorang yang menjadi “ikan busuk” dalam kehidupan juga harganya murah dan sulit untuk naik derajat hidupnya.

Jangan jadi ikan busuk di kantor.
Jangan jadi ikan busuk di lingkungan Anda.
Jangan jadi ikan busuk dimanapun dan kapanpun.

Oleh Jamil Azzaini
Inspirator SuksesMulia [jamilazzaini.com]
yy/islampos