fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


4 Syawal 1442  |  Minggu 16 Mei 2021

Anda Harus Berhenti Berdalih

Anda Harus Berhenti BerdalihAnda harus bersikap bahwa Anda selalu punya kekuatan untuk membuatnya lain, untuk melakukannya dengan benar, untuk membuat hasil yang diinginkan. Entah karena apa, ketidaktahuan, ketidaksadaran, ketakutan, kebutuhan untuk benar, kebutuhan untuk merasa aman, Anda memilih untuk tidak memilih kekuatan itu. Siapa yang tahu alasannya? hal itu tidak penting. Masa lalu sudah lewat. Yang penting sekarang, mulai saat ini, Anda harus memilih, benar, ini sebuah pilihan…. Anda bertanggung jawab 100% atas semua yang terjadi dan tidak terjadi pada diri Anda.

Jika sesuatu tidak berhasil sesuai rencana, Anda akan bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana caraku melakukannya? Apa yang aku pikirkan? Apa keyakinanku? Apa yang tidak atau aku katakan? Apa yang tidak atau aku lakukan untuk menciptakan hasil itu? Bagaimana caraku membuat orang lain itu bersikap begitu? Perubahan apa yang lain kali perlu kulakukan untuk memperoleh hasil yang kuinginkan?”

Jack Canfield, seorang penulis, pengusaha dan mentor idola saya, mengajari saya sebuah rumus yang sangat sederhana, tapi sangat penting untuk mempertegas dan memperjelas gagas tanggung jawab 100% itu.

E + R = O (Event + Response = Outcome)

Yang artinya, Peristiwa + Reaksi = Hasil. Gagasan dasarnya setiap hasil yang Anda alami dalam kehidupan (entah itu kesuksesan atau kegagalan, kekayaan atau kemiskinan, sukacita atau rasa frustasi) merupakan hasil cara Anda bereaksi terhadap peristiwa yang terjadi sebelumnya dalam kehidupan Anda.

Jika Anda tidak menyukai hasil yang Anda peroleh, maka yang harus Anda lakukan adalah merubah Respon atau Reaksi Anda.

Seorang Dealer Lexus di California Selatan mengisahkan. Ketika perang teluk pecah, orang berhenti datang untuk membeli Lexus. Para Dealer tahu bahwa kalau mereka tidak merubah Reaksi (R) mereka atas peristiwa itu (E), maka tidak ada lagi yang akan datang ke showroom mereka, mereka perlahan-lahan akan bangkrut. Reaksi (R) normal mereka adalah tetap memasang Iklan di Koran dan Radio, lalu menunggu orang datang ke tempat mereka. Tapi cara itu tidak berhasil. Hasil (O) yang mereka dapatkan adalah angka penjualan semakin menurun. Karena itu, mereka mencoba beberapa hal baru. Cara yang berhasil adalah, mengendarai satu armada Lexus baru ke tempat-tempat orang kaya berkumpul, country club, marina, lapangan polo serta pesta-pesta di Beverly Hills. Mereka kemudian mengundang orang-orang untuk mencoba mengendarai dan berkeliling menggunakan Lexus Baru.

Nah bayangkan… pernahkah Anda melakukan test-drive sebuah mobil baru dan kemudian kembali mengendarai mobil lama Anda? Ingat, perasaan tidak puas Anda ketika Anda membandingkan mobil lama Anda dengan mobil baru yang Anda kendarai beberapa saat sebelumnya? Mobil Anda sebelumnya cukup dan tidak masalah bagi Anda. Tapi tiba-tiba, Anda tahu ada sesuatu yang lebih baik dan Anda menginginkannya. Hal serupa dialami orang-orang itu. Setelah mencoba mobil baru itu, banyak di antara mereka membeli atau menyewa sebuah Lexus baru.

semuasaudara.com