12 Rabiul-Awal 1443  |  Selasa 19 Oktober 2021

basmalah.png

Kontroversi Teori Marketing Jadul dan Kini

http://4.bp.blogspot.com/_8FlhnewvblM/TKqSD3s2BSI/AAAAAAAAAT0/XwKDtgfeASc/s1600/ist2_4405846.jpgPernah mendengar teori BUZZ Marketing ? coba Anda jalan-jalan ke Toko-toko buku, di bagian rak marketing pasti banyak anda jumpai teori ini, tapi lihat saja dengan seksama apakah buku itu fenomenal? apakah buku itu dibicarakan oleh orang banyak? apakah teori itu berhasil memarketingkan buku-buku tersebut?

dalam teori buzz marketing dilakukan untuk mendapatkan positive word of mouth.

Apa masih relevan Teori ini buat masa kini? kalian sadar tidak, setiap hari di acara Gosip TV semua “word of mouth” isinya tentang berita negatif, yang mungkin secara sengaja mereka buat-buat untuk mendongkrak popularitasnya.

Tulisan ini dibuat setelah melihat sebuah Kontroversi marketing tingkat tinggi yang dilakukan oleh anak muda yang kreatif atau mungkin sangat-sangat kreatif yang berani mendobrak pakem-pakem marketing klasik,

Teror peti mati hanya untuk promosi sebuah buku


Semua penulis buku pasti menginginkan buku hasil tulisannya laris dan menjadi best seller, tapi bagaimana caranya? APAPUN caranya tepatnya.ini analisa saya.

  1. Ia pasti tahu, ditengah maraknya teror-teror paket (BOM) yang mencurigakan, itulah sebabnya Ia juga membuat Undangan launching bukunya itu berupa Paket.
  2. Paket Peti Mati, Ia sengaja walaupun memang sesuai dengan tema bukunya, tetapi Ia dengan berani mengambil resiko (yang pasti sesuai dengan prediksinya) berhubungan dengan POLISI karena membuat resah si penerima Undangan.
  3. Dia akan melobi si Penerima paket yang melapor POLISI untuk mencabut laporannya, dan selesai lah acara Hukum dan Penjara paling lama 2-3 minggu-an.
  4. Selama inilah Ia memanen Popularistas, dan secara tidak langsung berpromosi GRRRRAAAATTTTIIISSS di Internet, Di TV, Koran, majalah dan media lainnya di Indonesia atau bahkan mendunia. Padahal bukunya saja belum Launching. Semua pasti mencibir, memuji dan segala pro dan kontanya, itu tidak penting yang penting Ia sudah dibicarakan
  5. Ia adalah street Marketing, yang mungkin di dalam bukunya dijelaskan Teknik-teknik marketing yang TERKINI, setidaknya Ia telah berhasil mempraktekkan Teori di dalam Bukunya itu.
  6. Teknik ini membuat orang-orang penasaran akan Bukunya dan Membelinya.

Walaupun berbeda, Trik ini sudah diterapkan Oleh TUNG DESEM WARINGIN, untuk mempromosikan Bukunya FINANCIAL REVOLUTION dan MARKETING REVOLUTION, bagi saya teori-teori klasik marketing kini memang harus berakhir masanya.

Tetapi hati-hati dengan temporary success. Jadi kejutan saja belum tentu membuat Anda sukses. Jangan-jangan itu cuma temporary success belaka. Perlu di poles lagi untuk memelihara agar menjadi longlasting success

Satu lagi Seorang Anak Bangsa INDONESIA yang BESAR ini telah membuat Saya Bangga,

Salam

Evantinus Hadi, ST

thebigindonesia.blogdetik.com