pustaka.png.orig
basmalah.png


9 Dzulqa'dah 1442  |  Sabtu 19 Juni 2021

Kelebihan Pemimpin yang "Walk the Talk"

Kelebihan Pemimpin yang "Walk the Talk"Kalau kita perhatikan, di sekeliling kita, ada 2 tipe manusia. Tipe manusia yang pertama adalah seseorang yang memiliki posisi sebagai pemimpin, tetapi beliau tidak dapat memberikan dampak positif bagi orang-orang yang seharusnya dipimpinnya.Tipe manusia yang kedua adalah seseorang yang belum memiliki / belum diberikan posisi / kedudukan sebagai pemimpin, tetapi ia dapat memberikan dampak positif bagi lingkungannya.

Saya yakin, semuanya pasti lebih ingin menjadi tipe manusia yang kedua; bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan dimanapun kita berada, di sekolah, di kampus, di kantor kita, dimanapun kita berorganisasi.

Apa kelebihan yang dimiliki oleh manusia tipe kedua tersebut?
1. “Integritas”.  Integritas berarti perkataan kita sejalan dengan perbuatan kita.
“Integritas” adalah kunci utama untuk menjadi seorang influencer  - orang yang berdampak.
Namun, ketika kita ingin menjadi seseorang yang berintegritas, pasti akan ada saja halangannya. Salah satunya adalah “peer pressure”, atau tekanan dari lingkugan sekitar.

Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari seorang mahasiswa, ketika kita mau tidak  nyontek, tidak memberikan contekan, tidak  absenin teman, pasti akan ada saja teman-teman yang mengejek kita. “Hari gini ga nyontek, ga gaul banget sih lu?”
Ketika kita berada dalam keadaan seperti ini, ingat saja kata pepatah, “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik”.
Pintar-pintarlah dalam bergaul, berikan pengaruh positif pada lingkungan kita, dan hindari pengaruh negatif dari lingkungan kita.

2. Inspirasi  karena itu terkait dengan perbuatan, bukan hanya perkataan atau  tulisan. Dan  kita harus selalu berusaha melakukan apa yang kita tulis atau  ucapkan. Kita harus berusaha selalu walk the talk. Kita tidak bisa menceritakan atau  meminta orang lain untuk melakukan sesuatu yang  tidak kita kerjakan.
Sebenarnya gelar “inspirator” itu bukanlah sebuah gelar yang tinggi dan mewah. Siapa pun bisa menjadi inspirator, karena syaratnya adalah “perbuatan”, bukan perkataan.

Kita bisa mendapatkan inspirasi dari siapa pun, tak melulu harus dari orang yang hebat yang posisinya “tinggi”. Inspirasi bisa diperoleh dari mana saja. Bisa di pinggir jalan, di pasar, di tempat kerja, di rumah, di mana saja.
Inspirator itu bisa saja anak-anak kita, pembantu kita, tukang sampah, preman, adik kita, karyawan kita, siapa pun…

Dan seorang pemimpin yang memiliki banyak inspirasi , merupakan pemimpin yang kreatif, dimana pemimpin bisa mengatasi setiap masalah yang ada, mencairkan suasana, memberikan  ide-ide yang baru, dan sebagainya.
Kedua hal ini merupakan kelebihan seorang pemimpin.Jangan terpengaruh dengan keadaan – melainkan pengaruhilah keadaan. Jangan takut untuk ‘tampil beda’ , dan menjadi terang di tengah kegelapan.

Oleh : Ovita
vibizmanagement.com