fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


27 Ramadhan 1442  |  Minggu 09 Mei 2021

Rekan Kerja Anda Narsis?

Rekan Kerja Anda Narsis? Fiqhislam.com - Memiliki rekan kerja yang kooperatif dan mau berusaha bersama tentu menyenangkan. Namun, tidak semua bisa mendapatkan partner yang seimbang, seperti jika terpaksa harus berhadapan dengan seorang narsis.

Narsistis adalah orang yang suka mendengar suaranya sendiri. Mereka individualis dan suka menjadi pusat perhatian serta doyan membuat orang lain menjadi inferior. Dalam pekerjaan, narsistis sangat haus kekuasaan dan cenderung berupaya meningkatkannya. Berikut ini adalah tip jika Anda bekerja dengan orang-orang seperti itu.

1. Tentukan apakah dia benar-benar narsistis sejati

Ada sejumlah tes di dunia maya yang bisa memastikan apakah rekan Anda atau Anda sendiri memiliki karakteristik narsistik sejati. Salah satu contohnya ada di situs http://psychCentral.com/quzzez/narcisstic.htm

2. Pelajari bagaimana narsistis berpikir

Narsistis bekerja dengan beberapa pakem yang mereka buat sendiri. Mereka hanya peduli tentang diri sendiri. Jadi, jika bekerja dengan mereka, camkan bahwa mereka tidak akan pernah menjadi rekan yang baik. Sebab, narsistis hanya akan berteman jika Anda menguntungkan baginya. Dalam dunia kerja, sulit untuk menolak tidak bersedia berhubungan dengan orang lain, kecuali Anda bos. Maka, jalan keluarnya adalah jaga jarak dan tetap bekerja profesional.

Narsistis juga tidak akan menerima kritik. Jadi, jangan pernah salahkan dia secara langsung. Jalan terbaiknya adalah berusaha buktikan kesalahannya secara halus dan bicara tentang isu kesalahan tersebut. Bicaralah tentang kegagalan pekerjaan yang diakibatkan narsistis mempengaruhi Anda dan perasaan Anda tentang masalah tersebut.

Narsistis biasanya ingin respons cepat terhadap permintaannya. Kalau ini terus berulang, ketika dia tak mempedulikan situasi Anda, maka ambil risiko tertinggi dengan mengabaikannya. Ini sangat berisiko, tapi coba sekali. Kalau dia tak mau mendengar situasi kesibukan Anda, biasanya dia akan mencari orang lain. Jadi, yang perlu diingat adalah ketika narsistis ingin sesuatu, maka dia ingin sekarang.

3. Bekerja dengan narsistis

Narsistis punya dunia sendiri yang biasanya rendah empati. Membagi perasaan Anda terlebih dahulu adalah cara termudah untuk menyadarkan si narsis, tapi juga berisiko karena mungkin dia juga tak sadar.

Jika tak berhasil, maka coba dengan menawarkan solusi. Sebab, si narsis selalu berusaha berkutat dengan masalah. Nah, solusi juga perlu tepat untuk si narsis. Untuk tarik hatinya tawarkan pilihan, sebab narsistis adalah tipe pemegang kendali. Narcistis merasa dihargai jika Anda meminta dia memilih dan mengendalikan arah kebijakan. Terakhir, jika Anda ingin dia melakukan sesuatu, maka pujilah betapa hebatnya dia dan lihat penampilannya. [yy/tempo.co]