fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Ramadhan 1442  |  Rabu 12 Mei 2021

10 Nasihat Terbaik dari Sang Wanita Karier

10 Nasihat Terbaik dari Sang Wanita KarierFiqhislam.com - Tak sedikit orang yang berhasil mulai merangkak kariernya dari bawah dan bukan siapa-siapa saat itu. Berbagai ujian dihadapi dengan ulet hingga membuahkan hasil yang menyenangkan.

Hal ini dialami oleh Carolyn Everson, salah satu eksekutif muda dan merupakan wanita karier di perusahaan besar milik Mark Zuckerberg, Facebook.

Ia merintis karier lompat dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya. Tak jarang ia menjadi tuan rumah acara makan malam di Manhattan bersama klien-klien penting.

Kini ia ditugaskan mengawal bisnis Facebook di Eropa. Karena tuntutan karier dan tak mau jauh dari keluarga, ia akhirnya menerbangkan suaminya dan dua anak kembar perempuannya dari New Jersey ke London.

Di Eropa, ia memiliki misi mengunjungi klien iklan bertaraf internasional dan membantu Zuckerberg berburu kepala bisnis regional di wilayah itu.

Apa saja yang ia pelajari dari "kampus kehidupan kariernya" hingga mengantarkan Everson sebagai orang besar? Berikut 12 nasihat terbaik yang Fortune dapat darinya:

1. Setiap kali Anda berjalan ke ruangan kerja, anggaplah diri Anda sebagai thermostat (semacam pengatur suhu otomatis yang bisa menyesuaikan diri keadaan)---Ini adalah saran Everson yang didapatkan dari mantan bosnya ketika bekerja di Viacom.

2. Selalu meninggalkan orang merasa lebih besar daripada yang lebih kecil.

3. Perlakukan pelayan, resepsionis dan CEO dengan cara yang sama.

4. Jangan takut menjadi salah, tapi setelah itu rangkullah kegagalan tersebut menjadi pelajaran.

5. Tahu solusi yang tepat untuk diri-sendiri. Orang gesit berkembang pada ketidakpastian.

6. Lihat karier Anda sebagai panjatan, bukan tangga.

7. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang lebih pintar dari Anda.

8. Tidak peduli apa pun posisi Anda, jangan terlalu membanggakan diri melakukan apa yang harus diselesaikan.

9. Selalu belajar. Jika Anda tidak belajar, apa gunanya?!

10. Win-win solution. Ambisi dan kebaikan untuk tidak saling eksklusif.

[yy/kontan.co.id]