pustaka.png.orig
basmalah.png


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Persaingan Kiat Sukses Majukan Bisnis

http://1.bp.blogspot.com/_hXGe2yKVmIY/SYERw40GcfI/AAAAAAAAAFs/PIxxe_VQek8/s320/persaingan+bisnis.jpg

Okezone.com - Rheza Andhika Pamungkas - JAKARTA - Hidup di dunia ini penuh dengan persaingan. Tanpa persaingan, dunia akan terasa hampa. Persaingan dapat terjadi dalam bidang apapun, termasuk dalam perspektif bisnis. Akan tetapi, persaingan tak jarang malah menimbulkan hal-hal yang tidak sehat dan melemahkan nyali.

Padahal justru sebenarnya Anda bisa menjadikan persaingan sebagai sesuatu yang positif dan bahkan dapat memacu bisnis anda untuk lebih maju dan berkembang. Lalu, bagaimana kita melihat persaingan ini dalam perspektif yang memberdayakan dan justru bukan melemahkan?.

Seperti diungkapkan Hanif Fakhrurroja, dalam bukunya Step by Step, Usaha Modal Kecil Untung Besar terbitan Daras Books, di Jakarta, Kamis (13/5/2010), pengusaha seharusnya melihat persaingan dari sudut pandang yang positif, misalnya:

1. Anggap persaingan sebagai hukum alam. Tuhan telah menjadikan persaingan sebagai salah satu hukum alam yang tak bisa dihindari. Maka, nikmatilah persaingan sebagai sebuah seni dalam kehidupan. jangan jadikan persaingan membebani pikiran dan hidup Anda dan jangan penuhi pikiran Anda dengan rasa iri hati karena persaingan. tetapi, penuhilah pikiran Anda dengan ide-ide kreatif.

2. Anggap persaingan sebagai vitamin jiwa penambah semangat. Jika Anda melihat persaingan sebagai viatmin untuk memberikan kekuatan agar semangat Anda dalam memajukan usaha terus bertambah, Anda malah akan mencari pesaing untuk memajukan bisnis Anda.

3. Jadikan persaingan sebagai motivator. Jika Anda ingin selalu bersemangat dalam berbisnis, maka Anda harus selalu memiliki motivasi diri. Nah, ada cara yang murah meriah untuk menumbuhkan motivasi, yakni dengan menjadikan pesaing sebagai motivator abadi.

4. Jadikan persaingan sebagai cermin. Dengan menjadikan pesaing sebagai cermin, maka Anda akan semakin rajin "bersolek" untuk memperbaiki bisnis Anda. Artinya, semakin bagus kualitas bisnis pesaing Anda, maka dapat menjadi cermin bagi Anda agar berusaha menjadi lebih baik dari pesaing Anda.

5.  Persaingan sebagai cambuk. Jika dicambuk, kuda akan lari semakin kencang. Artinya, bila bisnis Anda mau berlari sekencang kuda, maka carilah "cambuk" (pesaing) yang sepadan. Dengan tidak adanya "cambuk", biasanya Anda akan terlena sehingga bisa terkena sindrom zona kenyamanan yang dapat berbahaya bagi masa depan bisnis Anda.

6. Ibaratkan persaingan sebagai jamu. Bila Anda memaknai persaingan seperti minum jamu, yakinlah rasa kesal Anda tidak akan terlalu lama dan akan membuahkan hasil suatu saat nanti.

Menurut Nistains Odop, ada beberapa kiat dalam menghadapi persaingan, yakni:

1. Milikilah mental yang positif. Karena hanya dengan mental yang kuat Anda akan berani mematahkan setiap tantangan dalam persaingan bisnis.

2. Jangan takut gagal. Karena justru dengan kegagalan, Anda akan menjadi tahu kelemahan yang Anda miliki sehingga dapat mengetahui proses untuk berhasil.

3. Berani memulai hal baru. Persaingan bisnis akan terus berkembang dan produk-produk baru banyak bermunculan. Jika tidak jeli, produk Anda akan semakin ditinggalkan. Produk-produk baru merupakan tambahan semangat untuk mendikan bisnis Anda akan semakin sempurna.

4. Terus menerus menjadi manusia pembelajar. Dengan terus belajar, maka Anda akan mengetahui startegi yang paling tepat untuk menghadapi persaingan.

5. Miliki tujuan yang jelas dalam hidup. Dengan tujuan yang jelas, hidup akan terarah dan motivasi Anda akan semakin kuat.

Jadi, ingatlah bahwa pesaing bukanlah musuh Anda tetapi jadikanlah persaingan sebagai hal yang dapat menguatkan bisnis Anda. Sehingga Anda akan selalu membuat produk yang bagus dengan bercermin pada persaingan pasar.
(css)