21 Rabiul-Awal 1443  |  Rabu 27 Oktober 2021

basmalah.png

Lima Kata Tabu di Tempat Kerja

http://4.bp.blogspot.com/_YFoZIQQrEfY/Shy4qXSsMII/AAAAAAAAACE/2J5fq7f6gVI/s400/26651_empati.jpg

MediaIndinesia.com - Yulia Permatasari - Sejumlah kata dan kalimat tertentu sering digunakan orang untuk mengulur-ulur waktu, menghindari jawaban, atau meloloskan diri dari komitmen pekerjaan. Akan tetapi, jika terlalu sering digunakan, profesionalitas dan kredibilitas Anda yang dipertaruhkan.

Nah, berikut ini adalah sejumlah kata yang sebaiknya Anda hindari dalam setiap percakapan, agar tidak memberikan kesan negatif yang tidak diinginkan:

''Diusahakan''
Ketika Anda meminta bantuan seseorang untuk melakukan sesuatu dan mendengarnya berkata, ''Baik, akan diusahakan,'' Anda mungkin segera tahu orang itu hanya berbasa-basi. Dia bahkan mungkin tidak benar-benar berniat melakukan apa yang Anda minta. Ingatlah apa yang dikatakan Yoda kepada Luke Skywalker di film 'Star Wars': "Do or do not. There is no try.''

''Terserah''
Kata ini merupakan pilihan favorit orang yang ingin menyingkirkan Anda dengan cepat. Jika Anda melontarkan kata ''terserah'' setelah seseorang mengucapkan sesuatu, itu seperti tamparan verbal di wajah, yang digunakan untuk merespon tanpa harus benar-benar merespon.

''Mungkin''
Orang kadang menghindari keharusan membuat keputusan dan bersembunyi di balik kata ''mungkin'' atau ''tidak tahu.'' Ada perbedaan dasar antara benar-benar tidak tahu atau menggunakannya hanya sebagai alasan.

''Kalau''
Suatu proyek tergantung dari kemampuan setiap orang untuk mengerjakan bagiannya. Orang yang menggunakan kata ''kalau'' biasanya berusaha menimpakan kesalahan kepada orang lain dan meragukan dirinya sendiri. Misalnya, ''Kalau si A menyelesaikan bagiannya, maka aku bisa mengerjakan bagianku.

''Nanti dihubungi lagi''
Orang yang ingin mengulur-ulur waktu biasanya menggunakan kalimat ini sebagai senjata ampuh. Jika seseorang melontarkan kalimat ini ketika Anda menanyakan sesuatu, pastikan untuk mengklarifikasi apakah dia yang akan menghubungi Anda kembali atau sebaliknya, dan kapan waktu persisnya. Jika mereka tidak mau memastikan, tegaskan bahwa Anda yang akan menghubungi mereka satu atau beberapa hari kemudian untuk menindaklanjutinya. (*/OL-08)