pustaka.png.orig
basmalah.png.orig


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Kapan Waktu Tepat untuk Berhenti Kerja?

http://4.bp.blogspot.com/_2Tjyo6JpqAg/TQa6EJHvUUI/AAAAAAAABDQ/n-gbPBi86Vw/s1600/unemployment_jobs.jpgSudah siapkah Anda bertransisi dari pekerjaan yang sekarang digeluti lalu berpindah ke lokasi, bahkan mungkin bidang pekerjaan baru? Sebelum menjawabnya, simak beberapa pertimbangan berikut, seperti diulas BNet.

Apakah perusahaan tempat saya bisa tetap berdiri?

Sulit untuk senang dengan pekerjaan jika perusahaan tempat Anda bekerja sedang berjuang untuk berhasil, atau merasa terjebak dengan keberadaannya. Ukur kembali, apakah perusahaan tempat Anda bekerja benar-benar bisa berdiri dalam era hiperkompetitif ini. Jika tidak, mengapa Anda tetap di sana?

Apakah saya bersemangat tiap akan berangkat kerja, terutama saat Senin?

Banyak orang tergabung dalam sebuah perusahaan karena alasan reputasi, gengsi, atau punya harga saham tinggi. Tapi, Anda akan segera menyadari bahwa "bekerja untuk" perusahaan adalah sebuah abstraksi. Kenyataannya, Anda bekerja dengan orang-orang terdekat Anda, seperti dalam satu departemen, dalam satu wilayah, dan seterusnya.

Kebanyakan ahli mengatakan bahwa dalam jangka panjang, karyawan tidak loyal pada sebuah perusahaan, tapi pada orang-orang di sekitar mereka yang bekerja hari demi hari. Jika kenyamanan sudah tidak Anda rasakan selama bekerja 40-50 jam sepekan bersama rekan kerja, mungkin sudah waktunya Anda untuk bergerak dan menemukan rekan-rekan kerja yang lebih memotivasi Anda.

Apakah suara Anda didengar?

Tidak ada yang lebih menyedihkan dan menurunkan motivasi daripada perasaan bahwa Anda dianggap tidak penting sebagai pribadi, bahkan jika Anda bagian dari sebuah kelompok bekerja. Setiap orang butuh didengar pendapatnya. Jika Anda merasa pendapat Anda tidak pernah diperhitungkan, mungkin sudah saatnya untuk mencari perusahaan yang bisa menghargai suara Anda.

Apakah saya belajar secepat dunia berubah?

Dalam dunia yang bergerak begitu cepat, hal yang paling berbahaya dalam karier seseorang adalah rasa bahwa Anda masih berdiri di tempat yang sama. Anda tidak belajar, bahkan merasa terjebak. Jika demikian perasaan Anda, ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.

Fitri Yulianti - Okezone