fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Syawal 1442  |  Kamis 13 Mei 2021

Sukses Membangun Bisnis Pribadi

http://2.bp.blogspot.com/_TSGJf8IKBK8/S9AXviOx8LI/AAAAAAAAAA8/E-LBFC3-bYs/s1600/email.jpgBanyak pekerja merasa bosan dan tidak bergairah menjalani pekerjaannya sekarang. Jika tak mau selamanya bekerja untuk orang lain, mengapa tidak mulai membangun bisnis dan menjadi bos bagi diri sendiri?

Memiliki bisnis sendiri bukan hal yang tidak mungkin dilakukan. Tapi, untuk mewujudkan impian tersebut menjadi kenyataan, Anda tentu butuh persiapan.


Mendirikan bisnis sendiri merupakan cara terbaik untuk bisa merasa bergairah terhadap karier Anda. Barangkali selama ini Anda memiliki gagasan bisnis yang hebat. Tapi, kesibukan bekerja dari pukul 9 pagi sampai 5 sore tidak menyisakan waktu bagi Anda untuk benar-benar mengeksplorasinya.


Padahal, siapa tahu ide bisnis tersebut bisa diwujudkan menjadi kenyataan. Dengan menyisihkan waktu untuk melakukan riset, menyusun rencana, dan melakukan penelitian lanjutan, Anda bisa menegaskan diri bahwa kini sudah tiba waktunya untuk membuat perubahan karier.


Bukan hal mustahil untuk membangun bisnis sendiri. Tapi, kesuksesan tak dapat diraih dalam waktu semalam. Dibutuhkan waktu, ketekunan, dan komitmen untuk mewujudkan impian.


Pelatih karier Don Orlando, seperti dikutip situs sheknows.com, percaya bahwa perempuan lebih sukses dalam menjalankan bisnis dibandingkan lelaki. Berikut ini sejumlah saran yang diberikannya bagi Anda yang berniat membangun bisnis:


Mendalami bisnis

Investasikan waktu untuk mengenal dan mendalami seluk beluk bisnis yang akan digeluti. Jangan pergi berperang tanpa taktik dan persiapan.

Tambah wawasan

Belajarlah dari ahlinya. Cari tahu pemain terbaik dalam bisnis yang ingin Anda geluti, lalu gali wawasan tentang calon kompetitor tersebut.

Rencana terperinci

Kebanyakan bisnis kecil gagal karena kurangnya perencanaan. Bukan karena kekurangan uang. Jadi, pastikan membuat rencana bisnis sebaik mungkin sebelum memulainya.

Tapi, memulai bisnis sendiri tentu ada risikonya. Sebab, Anda harus meninggalkan pekerjaan yang stabil guna mendedikasikan waktu dan sumber daya sepenuhnya untuk memulai bisnis.


Alternatif terbaik untuk menjalaninya adalah dengan tetap bertahan di karier sekarang. Sementara itu, coba mengurangi jam kerja menjadi paruh waktu sampai Anda berhasil membuat transisi untuk menjalankan bisnis secara penuh waktu.

LI/OL-06/mediaindonesia.com