fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


29 Ramadhan 1442  |  Selasa 11 Mei 2021

Langkah-langkah Dalam Memulai Suatu Wirausaha

http://jokoradityo.files.wordpress.com/2010/01/pengusaha-sukses.jpg?w=310&h=205Sebenarnya definisi pebisnis atau kewirausahaan itu cukup bervariasi, tapi di sini kita coba buat definisi kewirausahaan ini secara umum dan dalam  bahasa sehari-hari. Seperti kita tahu kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha dan wirausaha terdiri dari 2 kata yaitu, wira yang berarti kesatria, pahlawan, pejuang, unggul, gagah berani, sedangkan satu lagi adalah kata usaha yang berarti bekerja, melakukan sesuatu.

Dengan demikian pengertian  umum dari wirausaha ditinjau dari segi arti katanya adalah orang tangguh yang melakukan sesuatu. Sedangkan kalau mengacu dari Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995,  definisi wirausaha  adalah sebagai berikut  :

1. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.

2. Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Kewirausahaan atau dalam bahasa asingnya  disebut entrepreneurship,   kalau diterjemahkan secara harfiah punya pengertian sebagai perantara, diartikan sebagai sikap dan perilaku mandiri yang mampu memadukan unsur cipta, rasa dan karya atau mampu menggabungkan unsur kreativitas, tantangan, kerja keras dan kepuasan untuk mencapai prestasi maksimal .

Sedangkan menurut ahli Stoner, James:  Kewirausahaan adalah kemampuan mengambil  faktor-faktor produksi-lahan kerja, tenaga kerja dan modal-menggunakannya untuk memproduksi barang atau jasa baru. Wirausahawan menyadari peluang yang tidak dilihat atau tidak dipedulikan oleh eksekutif bisnis lain.

Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
•    Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
•    Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
•    Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer. lihat pula: Waralaba
•    Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
•    Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
•    Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
•    Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
•    Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
•    Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.

Dalam memulai suatu bisnis atau wirausaha tentunya ada langkah-langkah  yang perlu kita lakukan. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut :

1. Mulailah dengan sebuah mimpi, karena awal nya  semua dimulai dari sebuah mimpi. Kesuksesan hari ini karena mimpi hari kemarin, dan kesuksesan hari esok adalah mimpi hari ini

2. Perlunya mempelajari pengetahuan dasar tentang bisnis. Kesuksesan tidak akan ada tanpa ada sebuah pengetahuan dasar untuk bisnis yang baik, belajar sambil bekerja, Hal-hal yang perlu diperhatikan  contohnya ; mengetahui sumber modal, produk, pemasaran, promosi, resiko, lokasi dan SDM

3. Berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk memulai? Ini adalah pertanyaan mendasar yang dapat mempengaruhi bisnis yang bisa Anda mulai dan untuk mengetahui apakah Anda mampu memulai untuk berbisnis.

Apabila Anda mempunyai mimpi memulai bisnis restoran, tapi anda hanya mempunyai uang Rp.60 juta rupiah dalam rekening tabungan  dan  tidak memikirkan bahwaAnda bisa mendapatkan pinjaman dari bank  atau investor, maka lebih baik Anda mengurungkan niat Anda dulu untuk berbisnis sampai situasi keuangan Anda membaik.

Anda juga dapat mencari informasi sebanyak-banyak nya di internet jika ada rencana bisnis yang tersedia atau informasi biayanya.

4. Berapa banyak biaya yang akan dihasilkan? Jumlah pendapatan bisnis yang dapat Anda dapatkan  tergantung  banyak faktor sehingga sulit untuk memperkirakan berapa banyak yang dapat Anda peroleh, dan Anda tidak akan pernah tahu sampai Anda mencobanya sendiri

5.  Di mulai dari yang kecil. Bisnis memerlukan proses pertumbuhan, pengembangan dan pematangan serta penyesuaian. Bisnis yang dimulai dari kecil maka dapat menghindari resiko besar yang terjadi begitu cepat, pelaku bisnis akan tumbuh dan berkembang seiring berjalannya perrtumbuhan bisnisnya. Kecil besarnya usaha dapat dilihat dari perkembangan dan pertumbuhannya, bukan dari jenis usahanya

6. Kerja keras. Hampir semua keberhasilan dimulai dari kerja keras, seorang pengusaha yang sesungguhnya pada saat tidurpun otaknya terus bekerja dan memikirkan bisnis nya, dan memimpikan kerjanya.

7. Perbanyaklah teman / relasi. Teman akan membantu mengembangkan usaha anda, memberi nasehat,memberikan pertolongan pada masa sulit, dan pada saat anda butuhkan

8. Berani untuk memulai, berani untuk gagal dan berani untuk memperoleh kesuksesan. Sangat diperlukan  kesiapan dan memanfaatkan peluang. Tidak ada kata gagal. Gagal adalah kesuksesan yang tertunda, yang penting sekarang memiliki niat yang benar. Setiap usaha selalu mempunyai resiko kegagalan dan bila itu  terjadi, anda harus siap dan hadapilah

9. Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap maka putuskan dan kerjakan sekarang, karena hari esok bukan milik anda

Oleh : Margie Retha

MR/IC/vibizmanagement.com