fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


10 Ramadhan 1442  |  Kamis 22 April 2021

4 Hal yang Dilarang Saat Negosiasi Kenaikan Gaji

4 Hal yang Dilarang Saat Negosiasi Kenaikan GajiBekerja sudah bertahun-tahun, tapi gaji belum naik juga. Mungkin Anda merasa kesal dengan bos yang tidak menghargai kerja keras Anda selama ini.

Bernegosiasi gaji merupakan cara satu-satunya untuk meminta gaji yang lebih. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika ingin gaji dinaikkan.

Karena salah dalam bernegosiasi dapat mengancam karir Anda. Seperti dilansir dari Forbes, berikut ini empat hal yang dilarang ketika meminta kenaikan gaji pada atasan.

Jangan Mengancam
Jangan bertindak seolah Anda memiliki hak penuh untuk dinaikkan gaji. Apalagi, dengan kalimat-kalimat yang bernada mengancam. Cara seperti ini dapat mencerminkan Anda tidak menghargai atasan. Bukannya dinaikkan gaji, bisa jadi Anda malah dipecat.

Jangan Katakan Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Uang
Setiap orang memiliki pengeluaran tidak terduga. Biaya les anak, utang kartu kredit atau ingin ganti mobil baru. Itu semua tidak relevan dengan bos Anda dan bukan menjadi tanggung jawabnya. Jika ingin gaji naik, sebaiknya jangan utarakan cerita-cerita yang menyedihkan. Bos Anda dapat menilai Anda sebagai karyawan yang hanya ingin mencari simpati.

Jangan Mendramatisir
Kantor tempat berkumpulnya orang-orang profesional. Jadi, sebaiknya simpan rengekan dan tangisan Anda di kantor. Jika ingin naik gaji, jangan mendramatisir kesulitan keuangan Anda di hadapan bos. Bos Anda bisa mencap Anda sebagai karyawan manja.

Jangan Membandingkan Gaji dengan Rekan Lain
Mempersoalkan gaji yang berbeda dengan rekan lain, semestinya bukan menjadi urusan Anda. Apalagi jika Anda sedang negosiasi gaji pada bos dan membandingkan gaji Anda dengan rekan yang setara jabatannya. Banyak alasan mengapa gaji rekan kerja Anda lebih tinggi. Salah satunya mungkin dia memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang tidak Anda miliki.

Kiki Oktaviani - wolipop