fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


2 Syawal 1442  |  Jumat 14 Mei 2021

Kok Gaji Dia Lebih Besar?

Kok Gaji Dia Lebih Besar?Fiqhislam.com - Mengetahui adanya perbedaan nominal gaji dengan rekan kerja, terutama dengan karyawan baru, tidak dipungkiri sering menimbulkan rasa iri. Kamu akan terus mempertanyakan kemampuan diri dan penyebab pembagiaan perusahaan yang tidak merata.

Merasa tidak adil itu wajar, namun sebelum kamu naik pitam dan mengajukan protes terhadap atasan maupun pihak HRD, pikirkan kembali beberapa faktor berikut yang merupakan penyebab perbedaan nominal gaji antarkaryawan.

Latarbelakang pendidikan
Beberapa perusahaan menentukan standar gaji karyawan berdasarkan tingkat pendidikan. Karyawan dengan tingkat pendidikan tinggi tentu akan lebih besar jumlahnya jika dibandingkan dengan mereka yang bergelar lebih rendah.

Pengalaman kerja
Jika perusahaan tempatmu bekerja menggunakan pengalaman kerja sebagai tolak ukur nominal gaji, maka karyawan dengan banyak pengalaman akan digaji lebih besar dibandingkan seorang fresh graduate.

Kemampuan atau prestasi kerja
Cara kamu menyelesaikan pekerjaan, ketepatan waktu, maupun sikap selama di kantor menjadi penilaian sendiri bagi atasan untuk menentukan nilai nominal gaji. Evaluasi diri sebelum membandingkan dengan rekan kerja lain yang memiliki gaji lebih besar. Jika memang kinerjanya tidak lebih baik daripada kamu, ini dapat menjadi alasan yang tepat untuk mengajukan protes.

Ketika kamu telah mencari tahu informasi sebanyak mungkin mengenai rekan kerja tersebut berdasarkan tiga hal di atas, kamu akan mengerti apakah perasaan iri dan aksi protes yang akan dilakukan sudah tepat atau belum. Jika berdasarkan informasi yang kamu peroleh ternyata rekan kerja tersebut memenuhi ketiga kriteria dasar perusahaan dalam menentukan gaji, maka terimalah perbedaan itu dengan lapang dada.

Margaret Puspitarini | inilah.com