fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


29 Ramadhan 1442  |  Selasa 11 Mei 2021

Menyikapi Atasan Bossy

Menyikapi Atasan BossyFiqhislam.com - Leadership atau kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin orang banyak dengan memberikan perintah ini dan itu. Memimpin berarti juga membimbing, menuntut sebuah tim untuk mencapai tujuan bersama.

Lantas, bagaimana jika Anda memiliki pemimpin yang cenderung bossy dibandingkan memimpin tim ke arah yang lebih baik? Berikut penjelasan dari psikolog Veronica Asdela bagaimana Anda harus bersikap dan mengungkapkannya.

“Jika Anda berharap dia berubah, sebelumnya Anda harus cek pada diri sendiri apakah memiliki kapasitas untuk mengritik, ada di manakah Anda dalam susunan staf dan apa dampaknya jika Anda melakukan hal tersebut terhadap pekerjaan. Jika atasan tak menerima hal yang demikian lebih baik jangan dilakukan, bila Anda ingin lebih lama dalam pekerjaan tersebut,” jelas Veronica kepada Okezone belum lama ini.

Veronica pun menambahkan, jika atasan Anda tipikal terbuka, maka terbukalah. Namun tetap gunakan etika dalam menyampaikannya dan pilih situasi serta kondisi yang tepat. “Intinya kenali dulu bosnya seperti apa,” tutupnya. [yy/okezone]

 

Tags: atasan | boss | karir | kantor | team