fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


10 Ramadhan 1442  |  Kamis 22 April 2021

Lakukan 7 Hal Ini Ketika Anda Dipecat dari Kantor

Lakukan 7 Hal Ini Ketika Anda Dipecat dari KantorFiqhislam.com - Dipecat dari kantor, merupakan hal yang tidak menyenangkan. Tak heran banyak yang merasa putus asa, bahkan stres sekalipun saat mengetahui dirinya dikeluarkan dari pekerjaannya.

Sebab, Anda akan memulai semuanya dari nol lagi, baik itu mencari lowongan pekerjaan, memperbarui CV, melakukan tes, wawancara kerja dan lain sebagainya.

Apapun itu alasan atasan memecat Anda, dikutip dari US News, ada beberapa hal penting yang harus segera dilakukan setelah mengalaminya. Apa saja?

1. Jangan Panik
Ketika bos mengatakan, "Anda dipecat," sebaiknya jangan panik. Berusahalah untuk tetap tenang. Jangan sampai emosi Anda meluap. Semakin Anda merasa tenang, maka semakin cepat pula Anda melalui masa-masa sulit ini.

2. Jangan Bersikap Negatif
Bersikap negatif maksudnya yaitu ketika si bos memecat Anda, jangan sampai Anda melakukan tindakan yang tidak seharusnya, misalnya memaki-maki atasan atau bahkan memukulnya. Hal tersebut hanya akan membuat reputasi Anda menjadi buruk. Agar tidak menyesal nantinya, jadi sebaiknya tetaplah berusaha untuk tenang.

3. Tanyakan Alasan Bos Memecat Anda
Jika Anda merasa tidak melakukan kesalahan yang fatal, dan menjadi bingung kenapa Anda bisa dipecat, tak ada salahnya bertanya kepada atasan alasan ia memecat Anda. Hal ini dilakukan untuk dapat membantu Anda menjawab pertanyaan yang mungkin akan dilontarkan oleh pewawancara saat Anda melakukan interview kerja di perusahaan lain.

4. Mengatur Keuangan
Apabila Anda tidak langsung mendapatkan pekerjaan yang baru, Anda haru segera mengatur keuangan lebih disiplin dan teratur. Prioritaskan segala macam kebutuhan Anda. Jangan sampai uang yang ada dipergunakan untuk hal-hal yang tidak penting. Cara iini untuk bisa membantu Anda lebih menghemat uang yang dimiliki.

5. Tetap Menjalin Hubungan yang Baik
Meskipun dipecat merupakan kenyataan pahit yang perlu Anda terima, namun jangan sampai Anda memutuskan untuk tidak lagi menjalin hubungan yang baik dengan bos, maupun rekan kerja di perusahaan lama. Sebab, sebelumnya Anda dan mereka pernah bekerja bersama dan di kantor yang sama pula.

6. Tetap Objektif
Sbeaiknya tetaplah objektif. Anggaplah bahwa pemecatan yang dialami merupakan pembelajaran berharga. Jika memang Anda telah melakukan kesalahan fatal, maka pengalaman ini dapat membuat Anda untuk tidak melakukan hal yang sama di tempat kerja baru nantinya.

7. Anggaplah Ini yang Tebaik
Bukan hanya Anda saja yang pernah dipecat oleh atasan di kantor. Ada begitu banyak orang di luar sana yang mengalami hal yang sama, namun bisa sukses di kemudian hari. Oleh karena itu, anggaplah bahwa pemecatan ini merupakan jalan terbaik dan awal menuju sebuah kesuksesan. [yy/wolipop/foto: republika.co.id]