9 Safar 1443  |  Jumat 17 September 2021

basmalah.png

WhatsApp Dibajak, Bahayakah Akun Mobile Banking?

  • Minggu, 27 September 2020

WhatsApp Dibajak, Bahayakah Akun Mobile Banking?

Fiqhislam.com - Kasus peretasan akun WhatsApp bisa menimpa siapa saja apabila pengguna belum mengetahui trik pelaku di dalam mencuri data pribadi atau nomor OTP WhatsApp.

Pakar keamanan sekaligus chairman lembaga riset siber Indonesia Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, menyarankan agar pengguna tidak memberikan kode 6 digit angka dari SMS yang masuk kepada orang lain.

Bila akun WhatsApp telanjur diretas, apakah ini akan membahayakan akun mobile banking milik pengguna? Menurut Pratama, WA yang dibajak tidak membuat HP menjadi "zombie" bagi pelaku.

"Karena pelaku hanya mengambil kontrol akun WA kita, bukan smartphone. Artinya juga tidak membahayakan akun mobile maupun internet banking kita. Namun bila verifikasi akun marketplace menggunakan WA, hal tersebut bisa membahayakan akun marketplace kita," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, beberapa waktu belakangan peretasan ponsel (smartphone) masih saja terjadi. Terbaru adalah kasus peretasan akun WhatsApp dengan modus penipuan meminta uang.

Peretas coba mengakses akun WhatsApp korbannya dan menjalankan trik agar mendapat kode One-Time Password (OTP) yang dikirim WhatsApp via SMS.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian untuk diantisipasi. Pasalnya di dalam smartphone setiap orang terdapat banyak data penting. Maka itu, harus melakukan berbagai langkah untuk mencegahnya. [yy/okezone]