25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Jenderal Polisi Terlibat LGBT, SDM Polri Benahi Sistem Penilaian Personel

Jenderal Polisi Terlibat LGBT, SDM Polri Benahi Sistem Penilaian Personel

Fiqhislam.com - Polri telah menjatuhkan sanksi kepada Brigjen EP, jenderal polisi yang terlibat LGBT, yaitu tidak diberi jabatan hingga pensiun. Polri juga mengaku melakukan pembenahan di sistem penilaian personelnya.

"Kami mulai menghidupkan penilaian kompetensi, khususnya kompetensi rohani, psikologi, kesehatan dan kesamaptaan. Semoga dengan sistem nilai tersebut dapat mengurangi (pengaruh LGBT di lingkungan kepolisian, red)," kata Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Sutrisno Yudi Hermawan kepada detikcom, Selasa (20/10/2020).

Sutrisno Yudi menjelaskan penilaian kompetensi dengan empat variabel tersebut dijadikan syarat personel untuk mendapat penghargaan berupa pangkat dan jabatan. Irjen Sutrisno mengaku Polri terus berbenah diri.

"Kami hidupkan sebagai syarat untuk mengakses hak-hak personel yang telah disiapkan negara, termasuk reward pangkat dan jabatan. Kami selalu terus membenahi diri sebagai prajurit yang selalu setia kepada negara dan pimpinan," tutur Sutrisno Yudi.

Seperti diketahui, Brigjen EP dijatuhi sanksi karena terlibat LGBT pada akhir 2019. Polri menjatuhkan sanksi nonjob kepada Brigjen EP hingga dirinya pensiun.

"Salah satu sanksi yakni nonjob (tidak diberi jabatan) sampai purna," kata Sutrisno Yudi sebelumnya.

Kabar mengenai adanya kelompok LGBT di TNI dan Polri ini semula mengemuka setelah diungkapkan oleh Ketua Muda Mahkamah Agung (MA) bidang militer Burhan Dahlan. Polri mengatakan tim Propam sedang bergerak memproses sejumlah laporan.

Terkait hal ini, belasan anggota TNI sudah dipecat karena terbukti LGBT sepanjang 2020. Data terkait tertera di website MA. [yy/news.detik]

 

Tags: LGBT