22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Menurunkan Berat Badan dengan Akupunktur, Efektifkah?

Menurunkan Berat Badan dengan Akupunktur, Efektifkah?Fiqhislam.com - Untuk menurunkan berat badan memerlukan beberapa hal yang saling mendukung agar berhasil tentunya. Kemudian bila program tersebut sudah tercapai perlu konsisten untuk menjaga pola hidup agar tetap stabil pada posisi berat
badan yang diharapkan.


Pola konsumsi dan aktivitas yang tepat dan terpadu merupakan faktor pendukung esensial dalam mencapai keseimbangan berat badan. Dalam hal ini, pembatasan asupan kalori dari makanan yang kita konsumsi agar cadangan lemak proporsional sesuai kebutuhan metabolisme dan berkegiatan fisik untuk mengonversi lemak tubuh terbakar jadi energi.

Sesuai dengan pola perhitungan BMI (Body Mass index), maka kondisi Indeks BMI Ibu adalah 23 kg/m2 (range berat badan normal perbatasan dengan overweigth). Jadi, sebenarnya ibu hanya perlu menurunkan 2-3 kg saja.

Disarankan agar menambah aktivitas fisik agar metabolisme meningkat, dapat dipadankan dengan teknik Akupunktur Medik untuk mengatur napsu makan melalui pengaktifan jaras serotonin di otak, meningkatkan metabolisme dasar tubuh (BMR) dan memperlancar fungsi ekskresi tubuh
dengan peningkatan fungsi organ pencernaan tubuh.

Penusukan jarum akupunktur sebenarnya tidak nyeri, rasanya seperti digigit semut. Bila ada sensasi penjaruman (deqi) terasa seperti kesetrum, kesemutan atau baal di sekitar tempat yang ditusuk akan mengoptimalkan efek akupunktur tersebut.

Idealnya, akupunktur dilakukan seminggu dua kali agar hasilnya maksimal. Banyaknya penurunan berat badan tergantung dari masing-masing orang. Diharapkan turun minimal 0,5 kg per minggu bila mengikuti ketiga anjuran di atas. [yy/republika]

Dr Sri Ardiyati, SpAK
Spesialis Akupunktur Medik RS Meilia Cibubur