27 Rabiul-Akhir 1443  |  Kamis 02 Desember 2021

basmalah.png

Akupunktur, Efektif-kah?

Akupunktur, Efektif-kah?Fiqhislam.com - Sekarang sudah banyak rumah sakit yang melayani terapi akupunktur medik. Pertimbangannya bahwa manfaat akupunktur medis ini sudah dapat dibuktikan secara ilmiah dapat mengatasi penyakit yang diderita pasien.

Terapinya tidak bertentangan dengan kaidah ilmu kedokteran barat / konvensional, melainkan berjalan seiring dengan pengobatan konvensional. Dewasa ini banyak penelitian klinik dilakukan dalam bidang akupunktur, efektivitasnya cukup memuaskan.

Akupunktur telah berkembang dari konsep tradisional klasik menjadi Akupunktur Medik, dengan perkembangan ilmu biomedik di negara Barat pada akhir abad ke-20 maka pada saat ini berkembang ilmu akupunktur medik yang merupakan bagian dari ilmu kedokteran fisik, berlandaskan pada neuroscience dan evidence based.

WHO telah menerima akupunktur medik sebagai suatu cara pengobatan dan merekomendasikan akupunktur untuk diintegrasikan dalam Sistem Kesehatan Nasional.

Akupunktur medik dipelajari oleh dokter untuk diintegrasikan pengobatannya sesuai kondisi medis pasien, mengombinasikan pengetahuan kedokteran barat dengan ilmu akupunkturnya.

Dalam pengobatan, akupunktur dapat dipakai sebagai suatu cara terapi untuk : berbagai keadaan nyeri seperti nyeri kepala, migren, nyeri bahu, nyeri lambung, nyeri haid, nyeri sendi;  kelainan fungsional seperti hemiparesis, kesemutan, kelumpuhan muka; mengurangi nafsu makan, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan stamina, efek analgesi pada operasi dan lain-lain.

Kondisi yang tidak boleh melakukan akupunktur yaitu bila keadaan fisik yang terlalu lemah, adanya tumor, infeksi sistemik, atau luka di tempat penusukan. Karena ada kondisi tertentu yang menjadi indikasi maupun kontraindikasi dilakukan akupunktur, maka sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih. [yy/republika.co.id]

dr.Sri Ardiyati A, Sp.Ak
Spesialis Akupunktur Medik di RS Meilia Cibubur