30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Mengenal Nyeri Pinggang

Mengenal Nyeri PinggangFiqhislam.com - Diantara pinggang dan kelangkang terdapat sudut, yaitu angulus lumbosacralis. Ruas yang pertama bentuknya seperti cincin, ruas leher kedua merupakan persendian peluru atau pemutar dan terdapat gigi pemutar.

Ruas leher ke VII, yaitu prominen ini bentuknya paling menonjol, sehingga pada waktu menunduk dapat diraba dan dirasakan. Lengkung leher mengarah ke depan yang terbentuk sejak anak mulai bisa tengkurep. Lengkung pinggang juga ke depan dan mulai terbentuk semenjak anak mulai belajar duduk.

Lengkung yang terdapat pada ruas belakang berfaal menyangga beban badan. Ruas tulang belakang bagian depannya sebagai badan ruas (Corpus vertebra) sedang bagian belakang adalah sebagai lengkung ruas atau Arcus Vertebra.

Di antara badan ruas dengan lengkung terdapat lubang-lubang ruas (Foramen Vertebra) yang akan berhubungan dengan lubang ruas yang lain sehingga terbentuk saluran sumsum tulang belakang (Canalis Spinalis) yang berisi sumsum belakang, yang menjadi pusat syaraf.

Sumsum belakang ukurannya sebesar jari kelingking, panjangnya mulai dari ruas leher sampai setinggi ruas pinggang bawah. Dari sumsum tulang ini keluar batang-batang syaraf (nervus spinalis) sebanyak 32-31 pasang syaraf, melalui lubang-lubang antarruas di kiri kanan. Di bagian luar ruas juga terdapat beberapa tonjolan tulang.

D iantara taju duri dengan tonjolan taju sayap terdapat lempeng ruas, yaitu akram antarruas (discus intervertebralis) disekeliling discus ada tali atau ikat yang berbentuk cincin (angulus vibrosus) yang berfaal untuk menahan tengah discus. Juga yang menghubungkan ruas-ruas tulang belakang sekaligus sebagai tali sendi. Bagian tengah discus adalah cembung dan lunak seperti karet busa, dan bertugas merenggangkan sendi.

Membungkukan badan, memutar badan sambil menarik atau mengangkat barang yang berat dapat menyebabkan nucleus pulposus keluar atau menonjol ke belakang serta mendesak sumsum belakang. Gangguan ini biasanya sering terjadi di daerah pinggang. Keadaan ini dinamakan hernia nucleus pulposus (HNP).

Akibat dari gangguan HNP dibagian pinggang gejala-gejala yang muncul antara lain, penderita sering mengeluh sakit nyeri pinggang, kedua tungkai lemas dan sering merasa kesemutan.

Pertolongan sakit HNP kronis sebaiknya penderita dibawa ke rumah sakit dan massage sebagai terapi pemulihan, namun untuk sakit akut penyembuhan dapat dilakukan dengan menjalani massage atau pijat yang tepat dan benar. Ini harus dilakukan oleh ahli atau seorang masieur. Untuk itu, seyogianya pemijatan mesti dikerjakan oleh terapis, agar tidak semakin memperburuk keadaan. [yy/inilah.com]