27 Rabiul-Akhir 1443  |  Kamis 02 Desember 2021

basmalah.png

Habis Sahur Dilarang Tidur

Habis Sahur Dilarang Tidur Fiqhislam.com - Mengapa waktu imsak dan sahur berdekatan dengan waktu Subuh. Itu tentu ada maksudnya, salah satunya adalah untuk menghindari agar orang-orang tidak pada tidur setelah makan minum. Berbeda halnya kalau waktu imsak dibuat jauh sebelum waktu Subuh, bisa ditebak, akan banyak orang yang tidur menunggu subuh, atau langsung bablas sampai matahari terbit.

Tidur setelah makan itulah yang berbahaya menurut ilmu kedokteran. Mengapa, karena sistem pencernaan terutama lambung belum selesai mengolah makan yang masuk ke dalam tubuh. Kalau dipaksakan tidur, makanan dan minuman bisa balik lagi ke dalam esofagus atau saluran yang membawa makanan / minuman dari mulut ke perut, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut  esophageal reflux.
 
Kalau ada seseorang yang  merasa kerongkongannya kering, panas, bisa juga ada rasa mual pingin muntah, itu salah satu yang ditimbulkan karena ada makanan yang berbalik arah dari lambung ke kerongkongan. Karena selain terjadinya arus balik makanan/ minuman, didalamnya juga ikut serta asam lambung yang tidak saja menuju kerongkongan, tapi terkadang bisa masuk ke saluran pernafasan dan bisa menjadi penyebab radang ( inflamasi ).

Berapa lama sebaiknya baru bisa tidur setelah makan.Menurut para dokter dan ahli kesehatan, rata-rata satu jam, kalau makannya tidak terlalu banyak dan makanan yang dimakan adalah jenis-jenis yang mudah dicerna oleh pencernaan, seperti nasi,sayur, telur,  ikan yang tidak digoreng dan sebagainya. Tetapi untuk jenis-jenis makan yang sulit dicerna seperti keju dan makanan yang berlemak tinggi atau mengandung minyak, diperlukan waktu sekitar dua 2 jam.

Tapi bagaimana kalau rasa kantuk tak tertahankan, karena hari ini kurang tidur, kemudian ditambah lagi sisa kantuk yang kemarin. Mungkin yang bisa dilakukan, tidurlah sedikit dengan menggunakan bantal yang lebih tinggi dari biasanya. Langkah ini bisa menolong untuk menolak gaya gravitasi yang menyebabkan esophageal reflux  itu tadi.

Rasulullah SAW sendiri melarang langsung tidur setelah makan. ”Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.”(HR Abu Nu’aim dari Aisyah RA). [yy/
obornews.com]