20 Jumadil-Akhir 1443  |  Minggu 23 Januari 2022

basmalah.png
KESEHATAN

Kelamaan Tidur Sebabkan Sakit Kepala hingga Kematian

Kelamaan Tidur Sebabkan Sakit Kepala hingga KematianFiqhislam.com - Tidur kini bisa menjadi masalah bagi setiap orang, baik itu mengalami kurang tidur ataupun terlalu lama tidur. Seperti insomnia, terlalu lama tidur juga bisa sangat berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Berikut dampak buruk yang ditimbulkan dari terlalu lama tidur sebagaimana dilansir Boldsky.

Sakit kepala

Jika Anda mengalami sakit kepala yang sangat sering, pastikan tidak mengambil terlalu banyak tidur. Hal tersebut mungkin menjadi salah satu penyebab sakit kepala Anda, karena terlalu lama tidur juga mempengaruhi neurotransmitter di otak yang mengarah ke masalah sakit kepala.

Nyeri punggung

Terlalu lama tidur membuat seseorang cenderung untuk mengalami sering sakit punggung. Jika Anda tidur pada beberapa tempat tidur yang khusus pun akan membuat lebih rentan mengalami nyeri punggung. Terlalu banyak tidur adalah turunan dari gaya hidup aktif yang lebih rendah dan merupakan alasan yang biasa terjadi di punggung bagian bawah.

Obesitas

Anda banyak makan, terlalu lama tidur, dan memiliki gaya hidup tidak aktif, maka dalam waktu singkat tubuh akan menjadi gemuk. Terlalu banyak tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan. Menurut sebuah penelitian, orang-orang yang terlalu lama tidur memiliki risiko 21 persen lebih tinggi obesitas dibandingkan dengan orang yang tidur normal.

Kematian

Meskipun alasan yang tepat dari fakta ini masih belum diketahui, tetapi ibanyak penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara terlalu lama tidur dengan tingkat kematian yang tinggi. Jadi, bila ingin hidup lebih lama, kurangi tidur.

Kurangnya minat

Terlalu lama tidur juga mempengaruhi kehidupan sosial Anda menjadi lebih buruk. Ketika Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur, keterlibatan sosial dalam setiap acara atau kegiatan menjadi berkurang. Secara bertahap Anda akan kehilangan minat pada suatu kegiatan dan pertemuan sosial yang pada akhirnya memengaruhi kepribadian Anda menjadi negatif.

yy/okezone.com