22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

Ganja Sintetis Picu Serangan Stroke

Ganja Sintetis Picu Serangan StrokeFiqhislam.com - Tim ilmuwan dari University of South Florida, Amerika Serikat, menemukan bukti baru bahwa efek dari menghisap ganja sintetis sangat berbahaya bagi manusia. Para penghisap ganja sintetis sangat berpotensi terkena serangan stroke lebih tinggi.

Melansir Softpedia, Jumat 22 November 2013, ganja sintetis adalah campuran dari rempah-rempah atau dikenal dengan K2. Ganja sintetis diciptakan untuk meniru efek memabukkan dan halusinasi sama seperti pada ganja alami.

Namun, selama bertahun-tahun ganja sintetis diciptakan, para ilmuwan menemukan bahwa menghisap ganja sintetis dapat menyebabkan sejumlah gangguan kesehatan seperti serangan jantung, halusinasi, kejang, dan penyakit jantung.

Sekarang, tim ilmuwan dari University of South Florida menetapkan bahwa K2 mampu meningkatkan risiko seseorang terkena serangan stroke. Menariknya lagi, dari beberapa penelitian terbaru, ganja alami juga memiliki efek yang sama.

"Rempah-rempah yang terdapat pada ganja sintesis dapat menyebabkan stroke iskemik, yaitu terjadinya penyumbatan di sepanjang jalur pembuluh darah arteri ke otak," jelas W. Scott Burgin, dari University of South Florida, AS.

Dia menambahkan, efek berbahaya dari serangan stroke itu ditemukan pada dua orang berusia muda yang mengonsumsi ganja sintetis sebelum terkena serangan stroke.

"Temuan ini adalah pengetahuan baru kita tentang efek buruk dari ganja sintetis. Kami akan terus melakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui efek buruk lainnya yang disebabkan oleh ganja sintetis," kata Burgin.

Ganja sintetis dibuat dengan menyemprotkan campuran bahan-bahan herbal dan kima yang dirancang untuk menciptakan efek tetrahidrocannabinol (THC) pada reseptor otak manusia. Tetapi, bahan-bahan psikoaktif itu sangat berbahaya bagi otak.

"Memang, ketika pertama kali Anda menghisap ganja sintetis akan merasakan sensasi yang sama dengan ganja alami. Tetapi, dengan menghisap ganja sintetis, kesehatan tubuh dan otak Anda sedang dalam bahaya besar," tutur Burgin. [yy/viva.co.id]