26 Rabiul-Akhir 1443  |  Rabu 01 Desember 2021

basmalah.png

Warna-warna Urine dan Indikasi Kesehatannya

Warna-warna Urine dan Indikasi KesehatannyaFiqhislam.com - Meski dianggap sebagai produk limbah tubuh, nyatanya urine digunakan dalam berbagai tes kesehatan. Bahkan warna urine dapat dijadikan indikator kesehatan.

Urine merupakan produk limbah dari tubuh yang tidak mengandung racun. Urine mengandung 95 persen air, 2,5 persen urea dan sisanya 2,5 persen merupakan peleburan hormon, enzim, garam dan mineral.

Selain kandungannya, warna urine juga bisa dijadikan indikator kesehatan. Urine kuning pucat adalah warna normal. Adanya sedikit perubahan warna yang berlangsung selama lebih dari satu hari bisa jadi menandakan masalah kesehatan. Urine bisa berubah warna sesuai dengan makanan atau penyakit yang diderita seseorang.

Berikut warna-warna urine dan artinya, seperti dilansir Healthmeup:

1. Kuning pucat

Ini adalah warna yang ideal. Jika Anda melihat warna urine kuning pucat atau hampir jernih itu berarti Anda terhidrasi dengan sangat baik dan tubuh berfungsi dengan cara yang seharusnya. Hal ini biasanya terjadi ketika seseorang minum banyak air.

Urine normal biasanya akan berwarna kuning pucat karena merupakan hasil ekskresi (pengeluaran) pigmen yang ditemukan dalam darah yang disebut urochrome.

2. Kuning

Jika Anda melihat warna urine lebih kuning dari biasanya, itu berarti tubuh tidak terhidrasi dengan baik. Ini bisa disebabkan oleh keringat berlebihan atau kurangnya hidrasi. Oleh karena itu, Anda harus minum lebih banyak cairan untuk menghindari dehidrasi.

3. Kuning tua

Karena asupan beberapa obat, urine bisa menjadi kuning tua atau kuning gelap. Jika Anda melihat warna ini, cari bantuan medis segera, karena itu adalah tanda dari masalah medis seperti gangguan hati dan hepatitis.

4. Putih susu

Warna ini disebabkan oleh pertumbuhan bakteri di saluran kemih. Hal ini mengindikasikan infeksi saluran kemih jika Anda mengalami sakit di punggung atau perut bagian bawah, urgensi kemih, dan merasa seperti demam.

Warna urine putih susu atau seperti warna awan juga mengindikasikan adanya batu ginjal, yang biasanya disertai dengan rasa sakit yang lain.

5. Merah atau Pink

Urine berwarna merah atau pink mungkin karena konsumsi makanan yang dibuat dengan pewarna merah alami seperti bit dan blackberry. Dalam istilah yang lebih serius, bisa menunjukkan adanya darah dalam urine. Penyebabnya bisa masalah dalam sistem kemih, batu ginjal, olahraga terlalu berat, yang dapat menyebabkan kerusakan sel-sel darah merah.

6. Oranye

Obat yang digunakan untuk meredakan masalah kemih dapat menyebabkan urine berwarna oranye. Selain itu, konsumsi wortel atau jus wortel dapat memberikan semburat warna oranye pada urine Anda.

7. Biru atau hijau

Pewarna yang umum digunakan dalam obat-obatan yang terkait kemih dapat mengubah urine menjadi berwarna biru atau hijau. Urine berwarna biru atau hijau juga dapat dilihat karena konsumsi makanan yang dibuat dengan pewarna buatan atau jika Anda sudah makan banyak asparagus.

yy/detik.com