pustaka.png
basmalah.png.orig


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

8 Penyebab Perut Penuh Gas

8 Penyebab Perut Penuh Gas

Fiqhislam.com - Perut penuh gas bisa dialami siapa saja. Pasalnya, gas ada di dalam tubuh setiap manusia. Namun jika jumlahnya berlebihan bisa menyebabkan kembung, bersendawa, atau kentut. Jika tidak dikeluarkan, gas ini akan mengganggu dan tubuh terasa tak nyaman.

Gas bisa muncul di tubuh dari berbagai hal. Di antaranya kacang-kacangan dan minuman berkarbonasi. Namun ternyata hal tersebut bukanlah satu-satunya penyebab gas terbentuk di dalam tubuh manusia.

Berikut ini beberapa hal yang membuat perut penuh gas, seperti dikutip dari Every Day Health.

1. Menelan udara

Setiap kali Anda sedang menelan, setidaknya ada sedikit udara yang masuk ke perut. Gas ini biasanya masuk ke usus kecil, di mana sebagian udara akan diserap. Sisanya berjalan ke usus besar dan dikeluarkan melalui rectum.

"Jika Anda merokok, mengalami banyak stres, makan terlalu cepat, atau memakai gigi palsu, mungkin menelan lebih banyak udara daripada kebanyakan orang," kata Maxwell Chait MD, ahli gastroenterologi di Columbia Doctors Medical Group di Hartsdale, New York, Amerika Serikat.

2. Makan sayuran tertentu

Pola makan dan kebiasaan makan Anda memengaruhi seberapa banyak gas yang masuk ke tubuh. Beberapa makanan yang Anda konsumsi tidak sepenuhnya dicerna di usus kecil karena mengandung karbohidrat yang sulit diserap. Saat tiba di usus besar, bakteri yang hidup di usus besar memecahnya dan menyebabkan gas.

Dr Chait mengatakan, "Makanan ini termasuk kembang kol, kubis brussel, kacang kering, brokoli, dan kubis."

3. Makan makanan berlemak

Banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat memengaruhi kesehatan pencernaan. Lalu akan memperlambat pergerakan usus dan membuat Anda merasa kembung. Hal ini karena makanan berlemak dapat mengurangi motilitas, bakteri dapat memecah makanan yang tidak tercerna, dan mengakibatkan peningkatan produksi hidrogen, karbon dioksida, serta metana di usus besar.

4. Minum saat makan

Minum air terlalu cepat saat makan dapat membuat Anda menelan udara sehingga dapat memengaruhi kesehatan pencernaan.

"Jika Anda tidak menghilangkan kelebihan udara ini dengan bersendawa, maka udara akan masuk ke usus Anda," kata Frank R Malkin MD, ahli gastroenterologi dari Charles River Medical Associates di Natick, Massachusetts, AS.

Jika Anda merasa kembung dan banyak gas di perut, maka untuk menghindarinya minumlah hanya dengan menyesapnya saat Anda makan supaya udara tidak tertelan terlalu banyak.

5. Minum obat batuk

Meskipun bisa meredakan batuk, obat batuk juga bisa membuat Anda merasa kembung dan mengeluarkan gas. Penyebab utamanya ada pada pemanis buatan seperti sorbitol atau xylitol yang sering ditambahkan ke dalamnya.

"Ususmu kesulitan mencerna gula-gula ini," kata dr Malkin.

Hal tersebut dapat menyebabkan bakteri berkembang biak, dan itulah sebabnya Anda kentut atau bahkan sakit perut.

6. Menguyah permen karet

Seperti sirup obat batuk, permen karet juga mengandung xylitol. Selain usus kesulitan mencerna gula-gula ini, saat mengunyah permen karet, Anda juga ikut menelan udara dan akan menimbulkan gas. Mengonsumsi xylitol dan menelan udara dapat menyebabkan sakit perut dan ketidaknyamanan.

7. Produk susu

Susu dan produk susu seperti yogurt, es krim, dan keju bisa menjadi penyebab adanya gas. Begitu pula pada makanan kemasan tertentu yang Anda makan, dari sereal hingga roti dan saus salad. Mengapa? Makanan ini sering kali mengandung laktosa, gula yang sama yang ditemukan dalam susu dan produk susu.

8. Minum jus buah

Beberapa bakteri alami di usus besar menghasilkan gas, seperti metana yang memakan karbohidrat dan gula tertentu, terutama sorbitol. Beberapa jus buah, seperti jus apel, jus prune, dan sari buah apel menghasilkan karbohidrat dan gula ini sehingga bisa membuat Anda sakit perut dan kembung, kata Malkin. Lebih baik, konsumsi buah utuh. [yy/okezone]