22 Dzulhijjah 1442  |  Minggu 01 Agustus 2021

basmalah.png

Jenis Kelamin Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi

Jenis Kelamin Pengaruhi Efektivitas Vaksinasi Fiqhislam.com - Selama ini vaksin yang tak mempan terhadap seseorang, sering disalahkan karena vaksinnya berkualitas jelek. Tetapi ada faktor lain yang mempengaruhinya.

Menurut analisis terbaru, gender dapat memicu respons imun yang berbeda dan juga efek samping yang berbeda terhadap vaksin tertentu.

Temuan yang dimuat dalam jurnal The Lancet Infectious Diseases tersebut berasal dari sebuah kajian terhadap riset sebelumnya. Riset itu peduli terhadap vaksinasi untuk menangkal berbagai jenis penyakit, seperti demam kuning, influenza, campak, gondok dan rubella, hepatitis serta herpes simplex.

Perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan juga terekam dalam kajian tersebut, yang juga merupakan efek dari pemberian vaksin.

Menurut Sabra Klein, asisten dosen di Fakultas Mikrobiologi Molekuler dan Imunologi, John Hopkins, Baltimore, Amerika Serikat, jenis kelamin dapat mempengaruhi frekuensi dan tingkat keparahan efek merugikan dari vaksinasi, termasuk demam, rasa sakit dan peradangan.

"Hal ini sepertinya terkait dengan fakta bahwa kaum perempuan biasanya memiliki respons lebih kuat terhadap vaksinasi dibandingkan dengan laki-laki," imbuhnya.

Klein bersama timnya menemukan bahwa meskipun perhatian sebelumnya soal jenis kelamin berperan penting dalam merespons vaksin, tapi sebagian besar kajian studi tidak benar-benar memperhitungkan cara di mana gender memberikan dampak pada efektivitas vaksinasi atau efek sampingnya.

Para peneliti itu yakin kekurangan riset terbaru ini dapat menghalangi upaya untuk meningkatkan program pemberian vaksin, seperti yang dilakukan belum lama ini terkait dengan distribusi vaksin flu babi H1N1.

Untuk itu, tim peneliti menegaskan bahwa diperlukan studi lanjutan untuk mengetahui lebih pasti isu ini. Dengan pemahaman yang lebih banyak tentang vaksinasi, diharapkan muncul strategi baru untuk mengembangkan program vaksinasi. Hal ini dalam upaya mengoptimalkan jadwal vaksinasi dan meningkatkan jumlah mereka yang mendapat vaksinasi.

metrotvnews.com