22 Rabiul-Akhir 1443  |  Sabtu 27 Nopember 2021

basmalah.png

'Ngemil' Kacang Kenari Bisa Lawan Kolesterol

'Ngemil' Kacang Kenari Bisa Lawan Kolesterol  Fiqhislam.com - Para ilmuwan menemukan bahwa kenari merupakan kacang paling sehat untuk dikonsumsi karena mengandung banyak antioksidan. Menurut para ilmuwan tersebut, ngemil kacang kenari sebanyak tujuh butir per hari bisa membantu menjauhkan penyakit dan menurunkan kolesterol.

Kacang kenari mengandung polifenol dalam kadar tinggi. Polifenol adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari molekul yang merusak jaringan. Hasil tes menunjukkan bahwa dari sembilan jenis kacang yang biasa dikonsumsi, kacang kenari mengandung polifenol paling tinggi. Adapun  kacang Brasil dan pistachio--kacang yang biasanya menjadi oleh-oleh pulang haji--mengandung polifenol sedikit di bawah kenari. Kacang mede dan hazelnut mengandung antioksidan dengan level lebih rendah lagi.

Profesor Joe Vinson dari University of Scranton, Pennsylvania, mengatakan, kacang kenari menghambat pertumbuhan kolesterol buruk. “Kenari yang tertinggi bila dibandingkan dengan kacang Brasil, pistachio, pecan, kacang tanah, almond, makademia, kacang mede, dan hazelnut,” ujar dia seperti dikutip Daily Mail edisi 12 Januari 2012. Selain potensinya sebagai superfood, kenari juga merupakan kacang favorit konsumen di Eropa dengan penjualan pencapai 45 persen dibandingkan dengan jenis kacang lain.

Studi ini juga menemukan bahwa antioksidan dalam selai kacang lebih rendah dibanding pada kacang yang dipanggang. Dr Vinson mengatakan banyak orang tidak mengkonsumsi kacang hanya dengan melihat tingginya kadar lemak di dalam kacang-kacangan. Padahal, kata dia, kacang-kacangan hanya mengandung lemak tak jenuh dan bukan lemak jenuh yang menghambat arteri.

“Kacang adalah makanan berserat rendah dan berlemak tak jenuh yang mengandung antioksidan tingkat tinggi,” kata Dr. Vinson. Ia menambahkan kacang adalah camilan bernutrisi yang memberikan zat bergizi serta mengandung antioksidan bioaktif yang amat bermanfaat bagi kesehatan.

Meski demikian, konsumsi kacang-kacangan tak boleh berlebihan. Dr. Vinson menyarankan agar kita mengkonsumsi kacang tersebut dalam porsi kecil, yakni tujuh butir kacang kenari per hari.

Sejak lama kacang-kacangan dipromosikan oleh para ilmuwan sebagai camilan bergizi. Dikatakan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam kenari mentah adalah 15 kali lebih besar manfaatnya dibandingkan vitamin E dan ini bisa melindungi tubuh menghadapi kerusakan alami kimiawi. Kacang mede yang dipanggang terdiri dari dua kali kandungan vitamin E.

tempo.co