23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

Pahami 3 Jenis Kontak yang Rentan Terjangkit COVID-19

Pahami 3 Jenis Kontak yang Rentan Terjangkit COVID-19Fiqhislam.com - Kasus pertama dari Coronavirus disease atau Covid-19 telah ditemukan di Indonesia pada Senin, 2 Maret 2020. Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan bahwa ada dua orang yang positif corona.

Dua orang tersebut adalah ibu dan anak di Depok, Jawa Barat yang masing-masing berusia 64 dan 31 tahun. Adapun keduanya telah dibawa dan diisolasi ke Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Dengan kasus corona yang telah ditemukan di Indonesia, tentu masyarakat harus semakin waspada dan membekali diri dengan banyak informasi. Salah satunya mengenai jenis kontak yang bisa membuat orang rentan terjangkit Covid-19 itu.

Berdasarkan Kementerian Kesehatan, tiga jenis kontak itu termasuk kontak erat, kontak dekat dan kontak area. Apa maksudnya? Dokter sekaligus epidemiolog dari Universitas Indonesia Syahrizal Syarif pun menjelaskan ketiganya.



Dari segi kontak erat, ini adalah orang yang memang dekat dan selalu bersama-sama dengan mereka yang sudah positif corona. “Misalnya pasangan yang dalam status konfirmasi corona atau keluarga tinggal satu atap. Ini kontak pertama yang paling berisiko terjangkit,” katanya dalam acara Press Conference di Jakarta pada Selasa, 3 Maret 2020.

Mengenai kontak dekat, Syahrizal mengatakan bahwa ini berhubungan dengan orang yang melakukan kegiatan berkelompok dengan mereka yang positif corona. Contohnya dalam satu grup dansa atau klub belajar serta acara-acara keagamaan. “Kontak ini juga berisiko karena kalau satu terinfeksi, dia bisa menularkan ke kelompoknya,” katanya.

Kontak terakhir adalah kontak area. Menurut Syahrizal, apabila ada suatu wilayah yang warganya telah positif virus corona, maka satpam, tukang penjual sayur bahkan tetangga di sekitar pun rentan terjangkit penyakit serupa. “Membesuk mereka yang sakit juga termasuk kontak area. Itu bisa kena,” katanya. [yy/tempo]

Tags: COVID-19 | Corona