25 Rabiul-Akhir 1443  |  Selasa 30 Nopember 2021

basmalah.png

Waspadai Konspirasi Peredaran Obat Kanker Palsu

Fiqhislam.com - Kurang dari dua bulan setelah beredar Avastin palsu, obat kanker yang dibuat oleh perusahaan farmasi Swiss Roche ditemukan di pasar AS, versi lain obat palsu telah muncul.

Waspadai Konspirasi Peredaran Obat Kanker Palsu Obat kanker suntik, Bevacizumab, yang diberi label dengan nama Avastin disetujui di Turki, Altuzan, tetapi ternyata tidak mengandung bahan aktif apa pun, kata US Food and Drug Administration (FDA). Hal ini mengingatkan kaum profesional kesehatan mengenai hadirmya obat kanker palsu.

"Hasil tes laboratorium telah mengonfirmasi bahwa ada versi palsu Roche Altuzan 400mg/16ml (bevacizumab), sebuah obat kanker suntik yang ditemukan di AS tidak mengandung bahan aktif."

Obat tersebut dipasarkan oleh Richards Pharma, juga dikenal sebagai Richards Services, Warwick Healthcare Solutions, atau Ban Dune Marketing Inc (BDMI). Richards Pharma berbasis di Inggris, sementara Ban Pemasaran Dune adalah perusahaan yang telah tutup dari, California. Awal tahun ini, Kepala Pemasaran Ban Dune didakwa dan mengaku bersalah atas kejahatan konspirasi untuk mendistribusikan obat palsu.

Juru bicara FDA mengatakan badan tersebut belum mengonfirmasi jika ada pasien AS diberi Altuzan palsu. Badan itu mengatakan setiap praktik medis yang telah memperoleh produk dari distributor tersebut harus berhenti menggunakannya dan langsung menghubungi FDA.

Avastin digunakan untuk mengobati kanker kolorektal, paru, ginjal, payudara dan ovarium dan merupakan salah obat Roche yang terbilang laris dengan omset US$ 5.800.000.000 pada 2011. Pada pertengahan Februari, FDA memperingatkan bahwa sebanyak ada 19 praktik medis di AS yang berpotensi menggunakan Avastin palsu.

mediaindonesia.com