10 Safar 1443  |  Sabtu 18 September 2021

basmalah.png

Fakta Mengejutkan tentang Soda, Pernah Jadi Obat Sakit Jiwa

Fakta Mengejutkan tentang Soda, Pernah Jadi Obat Sakit Jiwa


Fiqhislam.com - Minuman bersoda memang sungguh menggoda saat cuaca terik dan panas melanda. Cara mendapatkannya pun mudah, nyaris tersedia hampir di semua toko. Tinggal buka tutup kaleng atau botolnya, nikmatnya begitu nyata.

Tapi, tahukah Anda ada risiko yang kesehatan yang dipertaruhkan dengan mengonsumsi soda apalagi dalam takaran berlebih. Minuman bersoda bisa meningkatkan risiko stroke, diabetes, serangan jantung, dan lainnya.

Bagi Anda yang sering minum minuman bersoda, ada baiknya mengetahui beberapa fakta tentang minuman tersebut sebagaimana dilansir Times of India, Kamis (10/8/2017):

Obat penyakit jiwa

Hingga tahun 1950-an, minuman bersoda mengandung obat yang disebut dengan litium sitrat yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit jiwa.

Menambah risiko diabetes

Minuman bersoda menggukan pemanis buatan yang menyebabkan diabetes. Anak-anak hingga dewasa harus dibatasi secara ketat dalam mengonsumsi minuman ini.

Mengandung banyak gula

Minuman bersoda mengandung gula tiga kali lipat lebih banyak dari batas asupan gula yang disarankan.

Memperlambat metabolisme

Saat lelah, sebaiknya jangan mengonsumsi minuman bersoda. Satu gelas soda dapat menurunkan metabolisme Anda hingga dua kali lipat.

Mempengaruhi kesuburan

Umumnya, minuman aerasi mengandung pemanis buatan aspartam. Senyawa ini dapat mengganggu sistem endokrin dan menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan masalah kemandulan pada wanita.

"Hampir semua minuman ringan dan soda yang mengandung aspartam terkait dengan masalah kesehatan, termasuk ketidaksuburan, malformasi, dan keguguran," terang Arvind Vaid, seorang ahli IVF dikutip dari laman Kashmirmonitor.

Ia melanjutkan, kelebihan konsumsi minuman ringan dan bersoda dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan fluktuasi hormon, sehingga menyebabkan gangguan ovulasi dan memperburuk gejala pramenstruasi.

Sperma dan sel telur, memiliki kemungkinan kematian 90 persen ketika seseorang mengonsumsi minuman tersebut secara berlebihan. Para ahli biasanya tidak menyarankan asupan yang bisa membahayakan kesehatan reproduksi.

Bila Anda dan pasangan sedang merencanakan memiliki anak, ini saatnya menjalankan pola hidup yang sehat untuk menjaga kesuburan reproduksi. Salah satunya dengan tidak mengonsumsi minuman bersoda atau yang mengandung aspartam. [yy/okezone]

 

Tags: Soda | Minuman