5 Jumadil-Awal 1443  |  Kamis 09 Desember 2021

basmalah.png

Mengapa Perlu Mengucap Syukur Usai Bersin?

Mengapa Perlu Mengucap Syukur Usai Bersin?Fiqhislam.com - Bersin terjadi karena banyak hal, bisa karena alergi, pertanda flu atau lainnya. Namun kenapa banyak orang justru mengucap syukur setelah bersin?

Faktanya, WebMD menjelaskan bahwa bersin adalah cara tubuh untuk melindungi diri dari bakteri dan virus. Ketika sesuatu memasuki hidung, maka saraf akan mengirim permintaan ke otak untuk perintah bersin.

Selanjutnya, otot-otot dada akan kontraksi penuh dan otot tenggorokan dengan cepat rileks. Akibatnya, udara bersama dengan air liur dan lendir dipaksa keluar dari mulut dan hidung ketika Anda bersin sehingga virus atau bakteri tidak bisa masuk tubuh dan menyebabkan penyakit. Ini adalah alasan yang logis untuk mensyukuri bersin.

Namun di samping alasan tersebut, ada kepercayaan lain yang membuat seseorang perlu mengucap syukur setelah bersin. Rupanya dalam bahasa Yunani, bersin disebut “pneuma” yang berarti “jiwa atau roh”.

"Berkah setelah bersin berasal dari kepercayaan kuno bahwa bersin adalah pengalaman mendekati kematian, berkat ubu akan mencegah jiwa melayang, atau bersin untuk melarikan tubuh Anda serta menghalangi setan masuk ke dalam," ujar Patti Wood, penulis ‘Success Signals: Understanding Body Language’.

Sekadar informasi, bersin adalah ‘pengusiran’ virus dengan cara unik yang dilakukan secara natural oleh tubuh. Kendati demikian setiap orang memiliki intensitas dan durasi bersin yang berbeda. Bersin terlama di dunia saat ini masih dipegang oleh Donna Griffiths dari Worcestershire, Inggris, yang bersin selama 978 hari. [yy/okezone]