26 Rabiul-Akhir 1443  |  Rabu 01 Desember 2021

basmalah.png

Teh Ocha Bikin Tubuh Segar dan Langsing

Teh Ocha Bikin Tubuh Segar dan Langsing Fiqhislam.com - Pernah mendengar atau mencicipi teh ocha? Teh ini memang kurang familier di Indonesia bila dibandingkan dengan teh jenis lainnya seperti teh hijau dan teh hitam.

Ini tak mengherankan karena teh ocha memang merupakan teh tradisional Jepang. Namun, khasiatnya tak kalah dengan jenis teh lainnya.

"Teh ocha memang memiliki khasiat positif bagi kesehatan tubuh. Manfaatnya pun tak berbeda dengan teh lainnya," ujar Group Product Manager PT Suntory Garuda Beverage Erwin Agustian Panigoro saat peluncuran produk minuman Mirai Ocha, Jumat (28/9) di Four Season Hotel, Jakarta.

Apalagi sudah merupakan kebiasaan masyarakat Indonesia untuk meminum teh di mana dan kapan saja. Misalkan minum teh di pagi hari, di sela-sela jam kantor pada sore hari, malam hari saat menonton TV atau ketika nongkrong bersama teman-teman.

Sementara itu, teh ocha hingga kini biasanya paling mudah ditemui di restoran khas Jepang saja. Padahal, di Jepang teh ini dapat dengan mudah ditemukan kapan dan dimana saja.

Selain itu, Erwin juga menambahkan, "Ocha tidak akan membuat gemuk karena kadar gulanya yang rendah. Kelebihannya lagi, tak seperti teh lainnya, ocha tidak akan meninggalkan rasa sepet ketika selesai diminum. Rasanya pun seimbang."

Salah satu selebritas penggemar teh ocha adalah Titi Sjuman. "Saya memang penggemar ocha dan menyukai hal-hal yang berbau Jepang. Anak saya saja saya namakan Miyake," ujar aktris yang juga piawai bermain drum ini. Teh ocha yang juga identik dengan teh hijau juga telah lama diketahui membantu penurunan berat badan. Itu karena kandungan polifenolnya yang tinggi mampu mengurangi nafsu makan, mengurangi penyerapan lemak, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Khasiat kesehatan ocha pun telah dirasakan masyarakat Jepang sejak abad ke 13. Bahkan kala itu, ocha bukan merupakan minuman sehari-hari, melainkan digunakan sebagai obat. Namun, ada baiknya kita tidak berlebihan dalam mengonsumsinya karena bila terlalu banyak bisa menyebabkan diare dan sembelit. [yy/mediaIndonesia/foto: wordpress.com]