23 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 28 Nopember 2021

basmalah.png

35 Restoran di China Diduga Gunakan Opium Dalam Masakan

35 Restoran di China Diduga Gunakan Opium Dalam MasakanFiqhislam.com - Banyak restoran di China memiliki bahan rahasia yang membuat makanannya nikmat. Ternyata 30 lebih restoran diduga memakai bahan narkotika ilegal.

CNN (22/01) melaporkan puluhan restoran di China ketahuan memakai opium untuk membumbui masakan. Minggu ini China Food and Drug Administration memberi pernyataan bahwa ada 35 restoran sedang diinvestigasi terkait penggunaan opium. Lima diantaranya sudah dikenai tuntunan hukum.

Dari rilis berita China Food and Drug Administration, bisnis yang terkena antara lain kedai mie, restoran sup pangsit, sake snack bar, dan restoran ayam goreng. Banyak juga restoran lain yang menyajikan makanan dari kaldu kambing sampai bebek hitam. Salah satu yang terkenal adalah Huda Restaurant di Beijing, sebut China Daily (22/01).

Regulator mengatakan turunan tanaman poppy yang terdeteksi termasuk morfin dan kodein. Mereka meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan upaya pemantauannya. Aditif ini sendiri sudah dilarang sejak tahun 2013.

Pengunaan bubuk poppy pada masakan tak jarang dilakukan di China. Meski tidak jelas apakah penggunaannya benar-benar bisa membuat adiktif pada makanan restoran.

Pada tahun 2014, pemilik sebuah kedai mie di kota Yan’an, provinsi Shaanxi
ditahan 10 hari. Ia mengaku menggunakan bubuk tanaman poppy agar pengunjungnya terus berdatangan.

Kasus terungkap karena seorang pelanggan mendapat hasil positif narkotika pada tes urin rutin dalam program anti berkendara saat mabuk. Padahal ia tidak pernah menyentuh obat terlarang. Diketahui obat terlarang berasal dari makanan di kedai mie yang sering dikunjunginya.

Sementara itu skandal keamanan pangan memang banyak terjadi di China beberapa tahun belakangan. Salah satu yang tebesar adalah penemuan daging busuk
produksi OSI Group
untuk McDonald's dan KFC setempat pada tahun 2014. [yy/news.detik]